Sidoarjo.Terasdelta – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Krembung masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik PCNU Sidoarjo di Pondok Pesantren Burhanul Hidayah Ranting Jenggot. Ahad (12/7/2026) Siang.Pelantikan ini langsung dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja (Musker) I.
Prosesi pelantikan dan musker 1 ini diikuti 40 orang pengurus MWCNU dari Mustasyar, Syuriyah,Tanfidziyah serta 28 orang yang terdiri ketua dan sekretaris dari 11 Lembaga dan 3 Badan khusus. Hadir pula dari tokoh hingga politisi mulai Banom NU, Ketua MWCNU Porong, ketua MWCNU Balongbendo, Pengasuh ponpes Burhanul Hidayah, Forkopimka Krembung, MUI, Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo sekaligus ketua DPC PKB Sidoarjo dan PCNU Sidoarjo.
Ketua Panitia Pelantikan dan Musker 1 MWCNU Krembung, Sutrisno Akbar,S.Pd.I,M.Pd.I menyatakan Setelah pelantikan usai, pengurus langsung tancap gas menggelar Musker I dengan agenda utama menggodok program strategis digitalisasi organisasi yang dinamai program "Satu Visi Tujuh Aksi" atau disingkat "KHIDMAH".
"Namanya KHIDMAH. KHIDMAH itu terdiri dari 7 huruf: K-nya adalah Kemandirian, H-nya adalah Harmoni, Inovasi, Dakwah, Mengabdi Ahlussunnah wal Jamaah, dan Hubbul Wathon. Ini nanti yang akan digodok bersama lembaga dan badan khusus serta seluruh jajaran pengurus harian MWCNU Ploso."ujar Sutrisno.
Ia juga menuturkan dalam Menghadapi tantangan di era digital, MWCNU Krembung memiliki tiga badan khusus yang menjadi program unggulan dalam menata aset serta organisasi, di antaranya:
* BMT (Baitul Maal wat Tamwil): Berfokus pada penguatan kemandirian ekonomi jam'iyah.
* Badan Pengelola Aset: Bertugas menata dan mengadministrasikan seluruh aset NU di Krembung agar lebih terorganisir dengan baik.
* Badan Penjamin Mutu Internal: Berfungsi sebagai pengendali (controlling) kinerja pengurus harian MWCNU Krembung yang berada di bawah kendali langsung Rais Syuriah.
"Di MWCNU Krembung ini ada tiga badan khusus; ada BMT, kemudian ada PB Aset yang akan menata aset di Krembung agar terorganisir dan teradministrasi dengan baik. Satunya lagi Badan Penjamin Mutu Internal, ini sebagai controlling pengurus harian MWCNU Krembung dan di bawah kendali langsung oleh Rais Syuriah."Tuturnya.
Sutrisno menambahkan bahwa rangkaian acara yang berlangsung padat selama satu hari penuh ini diakhiri dengan sidang-sidang komisi yang dibagi ke dalam empat fokus utama, yaitu Komisi Organisasi dan Rekomendasi, Komisi Pendidikan dan Pengembangan SDM, Komisi Sosial Budaya, serta Komisi Agama dan Dakwah Digital.
"Pelaksanaannya kita satu hari mulai pagi sampai insyaallah sore menjelang magrib, karena kita langsung maraton setelah pelantikan ada Musker yang nanti setelah pleno dibagi ada beberapa komisi; ada komisi organisasi dan rekomendasi, ada komisi pendidikan dan pengembangan SDM, ada komisi sosial budaya, dan terakhir komisi agama dan dakwah digital."tambahnya.
Dengan tema besar menata jamaah, memperkuat jam'iyah, dan menggerakkan potensi, MWCNU Krembung optimis dapat mewujudkan organisasi yang mandiri, digdaya, serta adaptif di era Society 5.0.
Ketua MWCNU Krembung,H.Moh.Suyanto,S.Pd.I, menyampaikan harapannya agar seluruh lembaga yang bernaung di bawah NU dapat bergerak selaras demi kemajuan organisasi dan umat.
"Kami memohon doa restunya, mudah-mudahan ke depan setelah pelantikan ini, seluruh lembaga bersinergi dan sekaligus bersatu. Tidak ada tujuan utama selain berkhidmah di Nahdlatul Ulama," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan ke depan memerlukan kerja keras dan kolaborasi yang solid dengan seluruh Badan Otonom (Banom) yang ada di wilayah Kecamatan Grembung.
"Harapan dari kami, MWC NU Grembung nanti bisa bersama-sama bersinergi dengan Banom yang ada, mulai dari Fatayat, Muslimat, hingga Ansor dan IPNU-IPPNU. Bersama-sama untuk memajukan MWCNU Grembung," tuturnya.
Selain penguatan sinergi antar-lembaga, salah satu pekerjaan rumah (PR) besar yang menjadi prioritas utama kepengurusan ini adalah penyelesaian pembangunan fisik kantor MWCNU Krembung. Saat ini, progres pembangunan gedung tersebut dilaporkan telah mendekati tahap akhir.
"Banyak sekali yang belum terselesaikan, di antaranya nanti yaitu kita menyelesaikan kantor MWCNU Krembung. Untuk saat ini, tahapannya sudah mencapai 80 persen," jelasnya.
Suyanto optimistis bahwa gedung pusat kegiatan umat tersebut akan rampung dalam waktu dekat dan siap diresmikan guna menunjang pelayanan organisasi ke depan.
"Mohon doa restunya, insyaallah sebentar lagi akan kita selesaikan. Insyaallah secepatnya akan kita launching (resmikan) lagi," punggkasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD kabupaten Sidoarjo sekaligus ketua DPC PKB Sidoarjo, H.Rizza Ali Faizin,M.Pd.I menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya kepengurusan baru MWCNU Krembung. Ia merasa optimistis dengan komposisi kepengurusan yang baru ini karena banyak melibatkan kaum muda, sehingga diyakini dapat membawa semangat baru bagi kemajuan MWCNU Krembung ke depan.
Secara historis, PKB dipahami sebagai partai yang lahir dari rahim NU. Oleh karena itu, dalam kondisi dan perintah apa pun, PKB berkomitmen untuk selalu berkhidmat kepada para kiai dan NU.
"Sinergitas yang baik antara jajaran pemerintah (dalam hal ini Pemkab Sidoarjo dan Pemerintah Kecamatan Krembung) dengan MWCNU beserta badan otonomnya (Banom) seperti Muslimat, Fatayat, dan Ansor, diharapkan dapat terus berjalan harmonis. Kehadiran NU di tengah masyarakat dinilai sangat krusial dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan."ujarnya.
Lebih lanjut, PKB Sidoarjo menyoroti beberapa isu sosial mendesak yang hari ini menjadi perhatian bersama di tengah masyarakat Kabupaten Sidoarjo yaitu Tingginya angka kasus HIV/AIDS, dan Masalah pengangguran.
" Ya Dengan kerja sama yang erat, berbagai permasalahan sosial diharapkan dapat segera terselesaikan bersama agar tidak terus meluas di tengah masyarakat."lanjutnya.(Mec)
