Notification

×

Iklan

Iklan

SMPN 4 Waru Sidoarjo Gelar Aksi “Sehari Tanpa Asap Kendaraan”, Wujudkan ‘Nafas Segar untuk Bumi

Jumat, 22 Mei 2026 | Mei 22, 2026 WIB Last Updated 2026-05-22T15:38:21Z

Terasdelta.com — Komitmen menuju lingkungan yang bersih dan berkelanjutan terus digaungkan oleh institusi pendidikan di Sidoarjo. Salah satunya ditunjukkan oleh SMP Negeri 4 Waru Sidoarjo yang sukses menggelar aksi bertajuk “Nafas Segar untuk Bumi” melalui gerakan Sehari Tanpa Asap Kendaraan Bermotor, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Hari Bumi ini merupakan bagian dari implementasi program Adiwiyata. Aksi nyata tersebut melibatkan seluruh elemen sekolah secara kompak, mulai dari para murid, jajaran guru, hingga tenaga kependidikan.


Pada hari pelaksanaan, suasana di sekitar gerbang sekolah tampak berbeda dari hari biasanya. Tidak ada deru mesin maupun kepulan asap knalpot. Seluruh warga sekolah mematuhi imbauan untuk tidak membawa kendaraan bermotor. Sebagai alternatif, mereka memilih datang dengan berjalan kaki atau mengayuh sepeda dari rumah. Langkah ini terbukti efektif menekan emisi gas buang dan menciptakan kualitas udara yang jauh lebih bersih di area sekolah.

Tidak hanya berfokus pada pengurangan polusi udara, para murid SMPN 4 Waru juga memanfaatkan momentum ini untuk menggelar kampanye kreatif hemat energi. Dengan membawa berbagai poster edukatif hasil karya sendiri, mereka melakukan aksi simpatik di lingkungan sekolah.

Poster-poster tersebut berisi ajakan sederhana namun esensial, seperti pentingnya mematikan lampu di siang hari, menggunakan listrik secara bijak, serta bersama-sama mengurangi emisi demi menjaga kelestarian lingkungan global.

Kepala SMP Negeri 4 Waru Sidoarjo, Khoirul Huda, S.Pd., M.Pd., menegaskan, gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah upaya terstruktur untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

“Kami ingin membangun kebiasaan positif yang berdampak jangka panjang. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Khoirul Huda.


Dampak instan dari aksi ini langsung terasa di lingkungan sekolah. Sepanjang hari, suasana belajar mengajar terasa jauh lebih segar, tenang, dan kondusif berkat hilangnya polusi udara dan kebisingan suara kendaraan bermotor. Hal ini semakin memperkuat posisi SMPN 4 Waru sebagai Sekolah Adiwiyata yang berkomitmen penuh pada lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui keberhasilan aksi ini, pihak SMP Negeri 4 Waru berharap gerakan "Sehari Tanpa Asap Kendaraan" dapat memantik inspirasi bagi sekolah-sekolah lain serta masyarakat luas. Dengan langkah-langkah kecil yang konsisten, diharapkan kontribusi besar terhadap penyelamatan bumi dapat terwujud secara nyata. (Sumari, S.Pd., / Sam Arif).
×
Berita Terbaru Update