Terasdelta.com — Upaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkarakter terus digalakkan oleh SMP Negeri (SMPN) 4 Waru Sidoarjo. Pada Sabtu (2/5/2026) pagi, seluruh warga sekolah kompak turun tangan menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Aksi massal ini melibatkan seluruh elemen sekolah tanpa terkecuali, mulai dari para murid, jajaran guru, hingga staf tata usaha. Kegiatan ini bertujuan utama untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus memupuk nilai-nilai karakter luhur pada diri siswa.
Guru Seni SMPN 4 Waru, M. Farizki Afdilah, S.Pd., mengungkapkan, lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan nyaman merupakan dambaan seluruh warga sekolah. Tak hanya itu, sambung Farizki, sekolah yang asri dan ideal dapat tercipta apabila seluruh warga sekolah memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
"Upaya mewujudkan sekolah asri dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti penanaman pohon, pembuatan lubang biopori, menjaga kebersihan kelas, serta pengelolaan sampah dengan baik. Sejak pagi hari, antusiasme tinggi sudah terlihat dari raut wajah para murid. Guna memastikan seluruh sudut sekolah tersentuh, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja dengan peta pembagian tugas yang merata," ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Anang Prahara, Guru Seni SMPN 4 Waru. Menurutnya, pembiasaan hidup disiplin dan peduli lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman.
"Gerakan resik-resik ini tidak hanya menyasar area utama, melainkan menyapu bersih fasilitas penunjang sekolah lainnya. Para murid tampak bahu-membahu membersihkan ruang kelas, kantin, toilet, selokan, lapangan, hingga area ibadah seperti masjid sekolah," terangnya.
Menariknya, fasilitas hijau yang menjadi keunggulan SMPN 4 Waru juga tidak luput dari perawatan intensif. Kelompok kerja siswa terlihat telaten merapikan area kolam ikan, aviary (kandang burung besar), instalasi hidroponik, green house, hingga menata kembali ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Aktivitas fisik seperti menyapu, mengepel, mencabut gulma (tanaman liar), hingga pengecekan saluran air dilakukan dengan penuh semangat gotong royong. Di bawah bimbingan dan arahan langsung dari para guru yang mendampingi di lapangan, kerja sama antarwarga sekolah terjalin dengan sangat solid.
Lebih dari sekadar agenda bersih-bersih rutin, Gerakan Indonesia ASRI ini mengemban misi edukasi yang mendalam. Kegiatan ini menjadi sarana nyata dalam menanamkan rasa tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada para murid.
Melalui aksi nyata di lapangan, para siswa diajak untuk memahami bahwa kenyamanan tempat belajar adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas kebersihan.
Pasca kegiatan, perubahan signifikan langsung terasa. Lingkungan SMP Negeri 4 Waru kini tampak jauh lebih bersih, rapi, dan asri. Pihak sekolah berharap, semangat positif dalam menjaga kebersihan ini tidak berhenti saat kegiatan usai, melainkan dapat terus mengakar dan diterapkan oleh seluruh warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan rumah maupun di masyarakat luas. (Sumari, S.Pd., / Sam Arif).

