Sidoarjo.Terasdelta — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pemkab Sidoarjo sukses meraih penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali.
Atas pencapaian tersebut, Pemkab Sidoarjo berhak mengantongi hadiah dana insentif fiskal sebesar Rp1,5 miliar.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kepada Bupati Sidoarjo Subandi di Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (28/8/2026).
Dalam penerimaan apresiasi bergengsi yang diikuti 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa-Bali tersebut, Bupati Subandi tampak didampingi oleh Plt Sekda Mohammad Ainur Rahman, Kepala DLHK Arif Mulyono, Kepala Dispendikbud Ridho Prasetyo, serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa kinerja tata kelola pemerintahan yang baik pada akhirnya akan membuahkan kepercayaan publik dan meningkatkan daya tarik investasi daerah. Meski demikian, Tito mengingatkan agar penghargaan tak sekadar dijadikan tujuan akhir, melainkan pemicu perbaikan secara berkelanjutan.
"Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya," tutur Tito.
Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi mengungkapkan rasa syukurnya dan menyebut capaian ini sebagai buah dari kolaborasi dan kerja keras bersama lintas instansi hingga tingkat desa.
"Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan penghargaan pengelolaan sampah dan Kabupaten Asri. Tentunya ini sebagai hasil kerja bersama," ungkap Subandi.
Guna mempertahankan serta memperkuat sistem kebersihan di Kabupaten Sidoarjo, Subandi turut mengimbau masyarakat untuk mulai membiasakan pemilahan sampah secara mandiri dari skala rumah tangga. Langkah ini dinilai vital untuk mendukung optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
"Kalau masyarakat sudah memilah sampah dari rumah, pengelolaannya akan lebih mudah. Sampah organik dapat langsung diolah, sampah anorganik dapat didaur ulang, sedangkan sampah residu baru dibawa ke tempat pembuangan akhir," jelasnya.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi jajaran Pemkab Sidoarjo serta seluruh elemen masyarakat untuk terus mewujudkan lingkungan Sidoarjo yang bersih, sehat, dan asri.(Mec).
