Notification

×

Iklan

Iklan

Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KONI Sidoarjo, Rafi Wibisono Komitmen Garap Puslatkab dan Masa Depan Atlet.

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB Last Updated 2026-08-26T10:57:23Z

‎Sidoarjo.Terasdelta — Muhammad Rafi Wibisono resmi menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo. Kepastian ini diperoleh setelah dirinya berhasil memenuhi seluruh persyaratan mutlak, termasuk mengantongi dukungan resmi dari 36 cabang olahraga (cabor). Selasa (26/8/2026).

‎Dalam keterangannya usai penetapan, Rafi menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari cabor-cabor pendukung dan menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja mempersiapkan agenda-agenda krusial yang sudah di depan mata.

‎Langkah awal yang akan diambil Rafi dalam waktu dekat adalah mempersiapkan Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Sebelum pelaksanaan Puslatkab, ia berencana mengumpulkan seluruh pengurus cabor untuk menggelar rapat dengar pendapat.

‎"Langkah awal kita adalah evaluasi dan mendengar aspirasi. Saya ingin mengumpulkan seluruh cabor untuk memetakan kekurangan, kendala, serta memberikan solusi yang tepat agar target prestasi Sidoarjo Juara di 2027 bisa kita capai bersama," tegas Rafi.

‎Terkait susunan kepengurusan, ia menjelaskan bahwa agenda Musorkablub kali ini hanya berfokus pada pemilihan Ketua Umum baru. Evaluasi kepengurusan akan dilakukan secara bertahap seiring berjalannya masa kepemimpinan.

‎Jamin Masa Depan dan Pendidikan Atlet
‎Salah satu program konkret yang disiapkan Mas Rafi adalah perhatian terhadap kesejahteraan dan masa depan para atlet, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun. Pihaknya berencana membangun kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo serta sektor korporasi/swasta di wilayah setempat.

‎Kerjasama tersebut tidak hanya ditujukan untuk pendanaan, tetapi juga pembukaan peluang kerja dan jenjang karier bagi para atlet berprestasi. Menurutnya, pendampingan pendidikan menjadi fondasi penting agar atlet dapat terus fokus berlatih tanpa mengabaikan masa depan mereka.

‎"Atlet harus fokus latihan, tetapi pendidikan tidak boleh ditinggalkan. Karier pekerjaan butuh jenjang pendidikan yang memadai. Kita akan dampingi agar masa depan mereka terjamin setelah tidak lagi menjadi atlet," lanjutnya.

‎Penyaringan Atlet dan Fasilitas Latihan
‎Menghadapi Porprov 2027 yang tersisa satu tahun lagi, hasil dari Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) sebelumnya akan kembali disaring melalui program Puslatkab. Proses ini dilakukan untuk memastikan atlet yang dikirim benar-benar siap dan kompetitif.

‎Selain itu, peningkatan sarana dan prasarana latihan serta kondisi pembinaan atlet di setiap cabor menjadi prioritas utama guna menjaga semangat dan performa para atlet. Saat ditanya mengenai target menggeser posisi dominasi kontingen Surabaya, Rafi optimistis Sidoarjo mampu mencetak atlet-atlet unggulan dan meraih hasil maksimal.(Mec).

×
Berita Terbaru Update