Notification

×

Iklan

Iklan

Tradisi Ramadhan, Ponpes Putri Al Machfudzoh Ajarkan 15 KItab Karangan Para Ulama NU.

Sabtu, 16 Maret 2024 | Maret 16, 2024 WIB Last Updated 2024-03-16T02:57:59Z


 

Sidoarjo.Teras Delta - Pondok Pesantren Al Machfudzoh Desa Kedungcangkring Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo ajarkan 15 Kitab karangan para Ulama Nahdlatul Ulama (NU).Sabtu. (16/3/24).


Berbagai kitab itu diajarkan dimomen bulan suci ramadhan dalam mengisi tradisi puasa yang dimiliki ponpes Putri Al Machfudzoh. Kitab - KItab itu antara lain washoya alba'lil abanaa, Birrul waalidain, Adabul'alim wal muta'alimay karangan KH.Hasyim Asy'ari ( Pendiri NU), Tarikh tasyri'islmi, Mirqotus shu'ud tashdiq, Tadzkirotul hadromaiyah dan lain sebagainya.


Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Machfudzoh KH M Zamroni mengaku selain 15 kitab wajib yang di pelajari oleh santri di berbagai tingkatan, kitab-kitab klasik karangan ulama salaf juga di pelajari di sini. Termasuk untuk baca kitab suci Alquran secara fasih sesuai tajwid juga menjadi prioritas di pesantren tersebut.


"Untuk bulan puasa seperti ini, santri yang berjumlah kisaran 500 santri diberbagai tingkatan kelas 1 hingga 6, sampai bisa khatam 3 hingga 4 kitab,” Ungkapnya, Kamis (14/3/24).Malam.


KH.M.Zamroni menambahkan dimomen puasa ramadhan ini,para santriwati juga diajarkan kitab kuning setiap usai sholat taraweh dan adapula pelajaran kitab lainnya dibaca setelah sholat subuh.


"Pelajaran membaca kitab ini terbilang sangat berbeda dengan hari biasanya,dimna jika dibulan ramadhan dinamakan khataman dan diluar bulan ramadhan disebut klasikal." Tambahnya.


Ditambahkan, kegiatan dibulan ramadhan ini santri dimulai pagi sesudah jamaah salat subuh, hingga malam salat tarawih. Sorenya santri-santri melakukan buka bersama dengan menu khas pesantren.


“Tradisi Ramdhan, santri dari kelas membawa menu takjil yang didapat dari orang tua santri, Mulai menu kolak, buah, bubur dan lain sebagainya,” urai KH Zamroni.


Tradisi puasa ramadhan di Ponpes Putri Al Machfudzoh ini sudah berjalan dari tahun ke tahun sejak semasa hidup para leluhurnya. Meski demikian,kegiatan ini sama seperti Pondok Pesantren pada umumnya.(Mec)


×
Berita Terbaru Update