Notification

×

Iklan

Iklan

Cegah Stroke pada Usia Produktif, Mahasiswa KKN UMAHA Gelar Bakti Sosial Kesehatan

Sabtu, 30 Agustus 2025 | Agustus 30, 2025 WIB Last Updated 2025-08-30T11:36:03Z

Sidoarjo, terasdelta.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo melaksanakan kegiatan bakti sosial bertajuk “Sosialisasi Pencegahan Stroke Pada Usia Produktif” di Balai Desa Kajeksan, pada hari Sabtu tanggal 30 Agustus 2025. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang hadir dari berbagai kalangan, terutama kelompok usia lanjut yang rentan terhadap risiko stroke.

Rangkaian kegiatan bakti sosial ini meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol, yang merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke. Selain itu, mahasiswa juga menggelar penyuluhan mengenai pola hidup sehat, pentingnya olahraga rutin, serta konsumsi makanan bergizi seimbang untuk mencegah penyakit degeneratif.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stroke sejak dini khususnya di usia produktif, mengedukasi masyarakat mengenai pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, olahraga teratur, dan menghindari kebiasaan buruk yang memicu stroke, serta mengimplementasikan peran mahasiswa KKN dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. 


Dalam sambutannya Rektor UMAHA, dr. H. Hidayatullah, Sp.N menyampaikan “Beberapa kali UMAHA mengadakan KKN di beberapa desa yang pastinya membawa kebermanfaat untuk masyarakat. Salah satu target LPPM yaitu 1000 sertifikasi, kita siap membantu bapak kepala desa kajeksan untuk memberikan sertifikasi halal pada seluruh UMKM di desa ini.

Di Indonesia, jumlah masyarakat yang mengalami gejala stroke masih tergolong tinggi dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Usia 30 pun bisa terkena stroke, setiap 3 menit di seluruh penduduk dunia ada 1 orang yang kena stroke. Akhirnya menyebabkan kecacatan dan sampai meninggal. Adapun faktor penyebab stroke yaitu darah tinggi, asam urat tinggi, obesitas itu bisa menjadi awal mula indikasi stroke. Nanti akan diadakan pemeriksaan laboratorium yang akurat agar para warga bisa melihat kondisi kesehatan masing-masing. Jika ada faktor genetik tidak bisa diramalkan apakah keturunannya dapat mengalami stroke atau tidak.

Gangguan stroke pusatnya dari otak jadi ada penyumbatan darah di daerah otak, begitu.
Jika anda atau anggota keluarga yang mengalami gejala harus “segera ke rumah sakit” tagline ini memiliki arti yaitu :
1. Senyum yang miring bisa menjadi gejala stroke, kalau penyumbatan otak sebelah kanan berarti senyumnya miring ke kiri. Ada yang senyumnya miring tapi bukan stroke itu namanya bell's palsy.
2. Tibatiba kebas
3. Tibatiba rabun
4. Sakit kepala yang tidak wajar, muntah muntah nyemprot itu bisa membuat gejala stroke.
Jadi perlu diperhatikan lagi ya bapak/ibu, ingat jika ada gejala 3 - 4 jam lumpuh harus segera ke rumah sakit. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah “CERDIK” yaitu :
1. Cek kesehatan rutin
2. Enyahkan asap rokok
3. Rajin berolahraga
4. Diet yang seimbang
5. Istirahat yang cukup
6. Kelola setres
Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan semoga bisa memberikan pencerahan untuk bapak ibu warga disini. Salam sehat”

Dengan terselenggaranya kegiatan Bakti Sosial ini, Rektor Universitas Maarif Hasyim Latif berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini. Usia produktif adalah aset bangsa, sehingga pencegahan stroke tidak boleh ditunda. Semoga langkah kecil yang telah dilakukan dalam KKN ini dapat menjadi awal yang baik, dan setelah program berakhir, upaya menjaga kesehatan tetap berlanjut, tidak berhenti hanya di sini, demi terciptanya generasi sehat, tangguh, dan berkualitas.

Selanjutnya sambutan dari Kepala Desa Kajeksan, Slamet Wibisono yang turut mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi mahasiswa KKN Universitas Maarif Hasyim Latif.

“Saya sangat berterimakasih atas sumbangsih dari mahasiswa UMAHA, apalagi hari ini diselenggarakan sosialisasi pencegahan stroke pada usia produktif. Karena di desa ini masih ada yang usia produktif tapi sudah mengalami stroke dan gejala stroke. Mungkin saya bisa cerita sedikit, untuk saat ini kami bersama warga masih mengoptimalkan potensi yang ada di masyarakat mulai bidang ekonomi dan olahraga. Semoga setelah berakhirnya KKN ini, kegiatan yang telah terlaksana tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua KKN UMAHA, Rezki Aulia Pramudita SE., MBA menjelaskan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mencegah penyakit stroke yang saat ini menjadi salah satu ancaman serius di tengah masyarakat.

Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan, serta edukasi pola hidup sehat, kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran bahwa pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan. Kami juga ingin menegaskan bahwa apa yang kami lakukan di sini hanyalah sebuah langkah kecil. Semoga setelah KKN ini berakhir, kegiatan yang telah dimulai tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut, dikembangkan, dan menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, baik dari pemerintah desa, dosen pembimbing, maupun masyarakat Desa," terangnya. 


Dengan terselenggaranya bakti sosial ini, mahasiswa KKN UMAHA tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga turut berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa. (Sam Arif). 
×
Berita Terbaru Update