Terasdelta.com – Semangat nahdliyin di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, seolah tak luntur oleh cuaca. Meski hujan deras mengguyur, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kepunten sukses menyelenggarakan rutinan Lailatul Ijtima' yang bertempat di Musholla Waqof Nurul Hidayah, Jumat malam (17/4/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah, serta Banom NU mulai dari Muslimat, Ansor, Banser, hingga berbagai lembaga lainnya. Kehadiran jamaah yang memenuhi ruang musholla menunjukkan soliditas warga NU di tingkat akar rumput.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan tawasul, mengirimkan doa kepada para muassis (pendiri) NU dan leluhur. Suasana semakin khusyuk saat jamaah melaksanakan Salat Hajat berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz M. Nur Qodim. Salat sunnah ini didirikan dengan harapan agar hajat kolektif warga desa dan jam'iyah senantiasa dikabulkan oleh Allah SWT.
Usai salat, rangkaian acara berlanjut dengan pembacaan tahlil dan istighotsah. Menariknya, saat lantunan istighotsah mulai dikumandangkan, hujan deras mulai turun membasahi kawasan Kepunten. Namun, alih-alih menyurutkan semangat, suara dzikir jamaah justru terdengar semakin mantap dan penuh kekhusyukan di tengah suara rintik hujan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Tanfidziyah PRNU Kepunten, Rofiq, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang menyempatkan hadir.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para jamaah, sahabat-sahabat Ansor, Banser, ibu-ibu Muslimat, serta seluruh Banom dan Lembaga. Semoga langkah kaki panjenengan semua dicatat sebagai amal salih yang diterima oleh Allah SWT," ujar Rofiq.
Memasuki penghujung acara, suasana menjadi syahdu saat pembacaan Mahalul Qiyam, di mana seluruh jamaah berdiri memberikan penghormatan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah.
Momen ramah tamah ini menjadi ruang bagi pengurus dan warga untuk saling bertukar pikiran, mempererat tali persaudaraan (ukhuwah nahdliyah) sembari menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan, menutup malam yang penuh berkah di Desa Kepunten. (Sam Arif).

