Notification

×

Iklan

Iklan

Tradisi Sejak 1978, Masjid Jami’ Al Ishlah Desa Panjunan Kembali Gelar Khitan Massal ke-48.

Minggu, 31 Mei 2026 | Mei 31, 2026 WIB Last Updated 2026-05-31T12:37:33Z


 

‎​Sidoarjo.Terasdelta – Masjid Jami’ Al Ishlah Desa Panjunan Sukodono kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar acara khitanan massal yang ke-48. Agenda tahunan yang sudah menjadi tradisi melekat di desa ini diketahui telah konsisten dilaksanakan sejak pertama kali dimulai pada tahun 1978 silam.


‎​Ketua Takmir Masjid Jami’ Al Ishlah Desa Panjunan,M.Masyhuri, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut. Ia berharap pihak takmir dan panitia pelaksana bisa terus istikamah menjaga tradisi kebaikan ini.


‎​"Mudah-mudahan kami dari panitia dan takmir bisa terus melaksanakan, bisa istikamah, dan senantiasa dibersamai kelancaran oleh Allah SWT di setiap kegiatannya," ujar M. Masyhuri. Ahad (31/5/2026).

‎​

‎​Pada pelaksanaan tahun ini, tercatat sebanyak 51 anak berpartisipasi sebagai peserta khitanan massal. Jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu yang membatasi kuota maksimal hanya untuk 50 anak.


‎​M. Masyhuri menjelaskan bahwa penambahan kuota ini dilakukan untuk memprioritaskan anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera serta anak yatim yang mendaftar.


‎​"Tahun kemarin kita maksimalkan 50 anak. Namun karena tahun ini ada pendaftar dari warga prasejahtera dan anak yatim, maka harus kita terima dan tidak boleh ditolak," imbuhnya tegas.


‎​Tidak sekadar mendapatkan fasilitas khitan gratis, para peserta khususnya anak-anak yatim juga mendapatkan berbagai macam perlengkapan dan santunan mulai ​Kopiah,​Baju koko,​Sarung

‎dab ​Sandal. ​Selain itu, anak-anak juga mendapatkan tali asih berupa uang santunan yang dihimpun langsung dari pihak panitia serta para donatur yang turut hadir memberikan dukungan pada hari H pelaksanaan.


‎​Menariknya, sebelum prosesi khitan massal ini dilakukan, pihak panitia juga menyelenggarakan kegiatan pra-acara berupa arak-arakan. Seluruh anak-anak peserta khitan yang sudah dinyatakan sehat diajak berkeliling melintasi jalanan di area Desa Panjunan guna memberikan hiburan dan menciptakan suasana yang ceria bagi anak-anak.


‎​Melalui kegiatan yang sarat akan nilai sosial ini, Ahmad Masyhuri berharap dampak positifnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat desa, terutama bagi masa depan anak-anak.


‎​"Harapannya ke depan kami bisa terus istikamah karena hal ini sangat baik dan membawa manfaat yang luar biasa untuk desa serta anak-anak," pungkasnya.


‎Khitan Umum ini dihadiri Forkopimka Sukodono,MWCNU Sukodono, Ranting NU, Banom NU,Pemdes  dan tokoh masyarakat.(Mec).

×
Berita Terbaru Update