Notification

×

Iklan

Iklan

Sinergi Membangun Umat, Gedung Lantai 3 MWCNU Sukodono Senilai Rp1,4 Miliar diresmikan.

Minggu, 26 April 2026 | April 26, 2026 WIB Last Updated 2026-04-26T05:17:22Z


‎​Sidoarjo.Terasdelta - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sukodono, Sidoarjo, resmi mengoperasikan fasilitas baru berupa lantai tiga di gedung kantor sekretariat mereka. Peresmian ini menandai babak baru dalam upaya memperkuat tata kelola organisasi dan sinergi antar lembaga di lingkungan NU Sukodono.


‎Secara simbolis gedung lantai 3 MWCNU Sukodono ditandai dengan pemotongan pita oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur,Hj. Anik Maslachah, S.Pd., M.Si, dan Ketua PCNU Sidoarjo.KH.Zainal Abidin.Turut menyaksikan forkopimka Sukodono, pengurus MWCNU Sukodono dan Banom NU Sukodono.Ahad ( 26/4/2026 ).


‎Ketua MWCNU Sukodono, Drs.H.Fathul Ibad menyatakan Pembangunan lantai tiga ini terealisasi berkat dukungan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp1,4 miliar, yang diperjuangkan melalui jalur aspirasi Anggota DPRD provinsi Jawa timur, Hj. Anik Maslachah. Selain bantuan pemerintah, dana sebesar Rp200 juta juga dihimpun secara mandiri melalui kas MWC NU Sukodono, sehingga total anggaran pembangunan mencapai Rp1,6 miliar.


‎Gedung lantai 3 MWCNU Sukodono ini
‎dirancang secara khusus untuk menjadi kantor bersama bagi berbagai Badan Otonom (Banom) di bawah naungan NU, di antaranya,​IPNU & IPPNU, ​GP Ansor,​Fatayat NU, ​Muslimat NU,​ISNU dan LP Maarif.


Ketua MWC NU Sukodono juga menyampaikan bahwa penambahan fasilitas ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi untuk memperkuat kekompakan warga Nahdliyin di wilayah Sukodono.


‎​"Harapan ke depannya adalah terciptanya sinergitas yang kuat antara MWC dan seluruh lembaga serta Banom. Dengan fasilitas yang memadai, kita ingin membangun kesatuan yang utuh untuk memajukan kegiatan-kegiatan NU di Sukodono," ujar Fathul Ibad.

‎Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur,Hj. Anik Maslachah, S.Pd., M.Si, menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bentuk ikhtiar untuk memberikan kebermanfaatan melalui kebijakan yang strategis.


‎​"Ya pasti, ini sebagai bentuk wasilah ya, bagaimana kita bisa memberikan kemanfaatan melalui policy (kebijakan)," ungkapnya.

‎​

‎Ia juga menjelaskan bahwa ​Gedung yang berdiri megah ini menelan anggaran sekitar Rp 1,4 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan fisik  lantai tiga yang akan difungsikan sebagai kantor sekretariatan Banom NU.


‎Sementara itu, Ketua PCNU Sidoarjo, KH.Zainal Abidin menyatakan Peresmian gedung baru Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemegahan fisik semata. Lebih dari itu, fasilitas tersebut harus dibarengi dengan peningkatan semangat dan komitmen dalam berorganisasi bagi seluruh jajaran pengurus maupun Badan Otonom (Banom).

‎​"Jangan sampai gedungnya bagus, tapi semangatnya justru berkurang. Dengan fasilitas yang lebih baik, seharusnya ghirah perjuangan juga semakin meningkat," ujarnya.


‎​Kiai Zainal mengajak seluruh elemen di bawah naungan MWC NU, termasuk berbagai Banom, untuk mempererat persatuan. Sinergi yang kuat dianggap sebagai kunci utama agar organisasi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.



‎​"Seluruh MWC dan Banom-banomnya harus bersatu, menguatkan keyakinan, dan memperkokoh komitmen dalam rangka bersama-sama berkhidmat di Nahdlatul Ulama," tambahnya.



‎​Ia berharap gedung baru ini nantinya akan dipenuhi dengan berbagai agenda keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat luar biasa bagi umat.



‎​"Gedung tidak hanya mentereng secara fisik, tapi harus mentereng juga dengan kegiatan-kegiatan yang memberikan kemanfaatan yang luar biasa bagi masyarakat," pungkasnya.


Gedung yang lebih representatif ini diharapkan dapat memicu semangat baru dalam menjalankan program-program sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, selaras dengan visi besar Nahdlatul Ulama untuk kemaslahatan umat.( Mec )

×
Berita Terbaru Update