Notification

×

Iklan

Iklan

Membawa Berkah, Acara Tasyakuran & Pelepasan Siswa MTs YPM 1 Wonoayu Jadi Ladang Rezeki Fotografer dan Penjual Aksesori

Sabtu, 06 Juni 2026 | Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T02:00:44Z


Terasdelta.com – Pelaksanaan acara tasyakuran dan pelepasan siswa kelas 9 MTs YPM 1 Wonoayu, Sidoarjo, tidak hanya menjadi momen bahagia bagi para siswa dan wali murid. Gelaran tahunan ini ternyata juga membawa berkah ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar, khususnya para penyedia jasa fotografi dan pedagang aksesori dadakan.


​Momen berharga yang hanya terjadi sekali selama masa sekolah menengah ini dimanfaatkan secara optimal oleh warga untuk mengais rezeki. Di sekitar lokasi acara, terlihat berjejer warga yang menjajakan aneka aksesori wisuda, mulai dari buket bunga segar, buket flanel, hingga buket lengkap dengan boneka wisuda yang menggemaskan.

​Fahrudin Hidayat (40), seorang fotografer asal Surabaya yang mengadu peruntungan di acara ini bersama rekannya, Widodo, mengaku bahwa pendapatan mereka meningkat dibanding tahun lalu. Baginya, momen tasyakuran di MTs YPM 1 Wonoayu ini merupakan kali ketiga ia turun ke lapangan dalam musim wisuda tahun ini.

​"Alhamdulillah senang, pesanan meningkat daripada tahun lalu. Hari ini bahkan bisa melayani sampai empat kali sesi foto dalam sehari. Tidak terasa capek karena sudah kebiasaan," kata Fahrudin terseyum.

​Untuk mengabadikan momen langka ini, tarif yang ditawarkan pun relatif terjangkau. Bagi siswa yang ingin berfoto sendiri (wajib), dikenakan tarif Rp 25.000. Sementara untuk paket foto bersama orang tua dibanderol Rp 50.000 dan sudah mendapatkan dua lembar foto cetak ukuran 10 R.

​Kehadiran para fotografer dan penjual buket boneka ini pun disambut antusias oleh para lulusan yang ingin membuat kenang-kenangan indah, seperti Fajriya Lailatul Naima dari kelas 9 C.

​"Bisa lulus dengan bahagia rasanya luar biasa. Foto-foto hari ini didukung dengan aksesori yang ada benar-benar bisa buat kenang-kenangan yang sangat berharga untuk membahagiakan orang tua," ungkap Fajriya.

​Rasa terkesan juga diungkapkan oleh Anas Tasya Aulia Putri, siswi kelas 9 A. "Seru dan sangat bahagia, ini menginspirasi murid di sini. Dulu saya melihat kakak kelas pernah foto seperti itu, dan sekarang saya sendiri yang mengalami. Ini momen yang sangat langka dan hanya satu kali di MTs," tuturnya.

​Menanggapi ramainya warga yang ikut memutar roda ekonomi di lingkungan sekolah, Kepala MTs YPM 1 Wonoayu, Suhardi, M.Pd., memberikan respons yang sangat positif.

Pihak madrasah sengaja membuka ruang bagi masyarakat agar ikut merasakan dampak kesejahteraan dari acara tasyakuran ini.

​"Kami memang menyiapkan photobooth sendiri dari sekolah, tapi tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat bisa ikut mengambil bagian, terutama warga sekitar. Tujuannya agar kehadiran madrasah kami bisa lebih diterima, menyatu, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat," jelas Suhardi.

​Lebih lanjut, Suhardi membeberkan bahwa sinergi ekonomi dengan warga ini akan terus dikembangkan dalam program jangka panjang sekolah.

​"Ke depan kami ingin memiliki semacam koperasi sekolah dan kantin yang representatif. Nantinya, kami akan memanfaatkan dan mengajak masyarakat sekitar untuk bisa ikut bergabung di dalam pengelolaan tempat makanan atau kantin tersebut," pungkasnya. (Sam Arif). 
×
Berita Terbaru Update