Terasdelta.com - Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti acara tasyakuran dan pelepasan siswa kelas 9 MTs YPM 1 Wonoayu, Sidoarjo. Pada tahun ini, sekolah madrasah tersebut meluluskan seluruh siswanya yang berjumlah 143 anak dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.
Kepala MTs YPM 1 Wonoayu, Suhardi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian melimpah para anak didiknya pada tahun ini.
"Alhamdulillah, semuanya lulus pada tahun ini. Untuk rangkaian kegiatan hari ini tadi, kita buat berbeda dari tahun-tahun kemarin," ujar Suhardi, Sabtu (6/6/2026).
Jika biasanya acara hiburan diletakkan di akhir sesi, yang sering kali membuat penonton bubar sebelum acara selesai, kali ini pihak sekolah mengemasnya dengan konsep selang-seling. Setiap sambutan formal selalu diselingi oleh penampilan selebrasi wajib dari setiap kelas.
Menariknya, kemeriahan yang mengusung konsep kesederhanaan namun sarat makna ini mewajibkan seluruh elemen sekolah untuk tampil. Mulai dari siswa kelas 7, kelas 8, seluruh siswa kelas 9, jajaran Bapak/Ibu guru, hingga Kepala Sekolah pun turut mempersembahkan penampilan khusus di atas panggung. Di akhir sambutannya, Kepala Sekolah bahkan mempersembahkan sebuah lagu bertema 'kesepian' sebagai simbol rasa kehilangan setelah melepas para siswa.
Bagi wali murid yang berhalangan hadir, pihak sekolah juga telah menyiapkan dokumentasi video khusus agar momentum berharga ini tetap dapat disaksikan dan dirasakan oleh seluruh keluarga di rumah.
Suasana semakin meriah sesaat setelah perwakilan masing-masing kelas, mulai dari kelas 9A hingga 9E, maju untuk menerima rapor dan pengalungan medali secara simbolis dari wali kelas serta Kepala Madrasah.
Setelah prosesi sakral tersebut selesai, puluhan siswa langsung tumpah ruah melakukan selebrasi unik sesuai dengan kreativitas kelompok masing-masing. Tidak mau kalah dengan keseruan para siswa, jajaran guru pun ikut larut dalam kegembiraan dengan tampil menyanyi bersama, menciptakan atmosfer perpisahan yang hangat dan penuh kebersamaan.
Suhardi berharap, ilmu dan bekal yang didapatkan selama mengenyam pendidikan di MTs YPM 1 Wonoayu dapat terus dipertahankan. Karakter utama yang ditekankan meliputi rasa tanggung jawab, jiwa kewirausahaan, serta nilai religius kuat seperti penguasaan ibadah harian.
"Anak-anak juga dibebani agar mereka semua harus bangga menjadi siswa YPM. Mereka bangga keluar dari sini dan pada akhirnya diharapkan akan mengajak adik-adik atau tetangga mereka untuk bergabung menjadi siswa di sekolah ini," tambahnya.
Rasa bahagia dan syukur juga terpancar dari para wali murid. Nita, orang tua dari Sela (siswi kelas 9B), mengapresiasi penuh pola didik sekolah, khususnya terkait tingkat kedisiplinan dan pembentukan akhlak.
"Untuk YPM, kedisiplinannya saya acungi jempol. Terima kasih banyak untuk Bapak dan Ibu guru karena di sini anak saya tidak hanya menambah ilmu umum, tetapi agamanya juga jadi baik. Semoga MTs YPM 1 Wonoayu semakin maju dan sukses," ungkap Nita.
Senada dengan Nita, Yusmita yang merupakan wali murid dari Chelsea (kelas 9C), mengaku bangga telah memercayakan pendidikan anaknya di madrasah ini. Menurutnya, sekolah ini benar-benar sukses mengusung nilai-nilai keislaman.
"Saya sangat bersyukur karena YPM mengadakan acara yang sangat bermakna. Ini sekolahan yang benar-benar mengusung Islam. Harapan saya, semoga sekolah ini terus berkembang dan tetap menjunjung nilai Islam agar anak-anak menjadi generasi bangsa yang lebih baik lagi," tutur Yusmita.
Momentum kelulusan ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Anastasia Aulia Putri, siswi kelas 9A, mengaku sangat terharu sekaligus bahagia bisa menghadiri momen perpisahan ini dalam keadaan sehat walafiat.
"Respon saya sangat berkesan dan membuat hati terharu. Ini tahun terakhir kami di sini. Saya mendapat banyak sekali ajaran berharga dari sekolah ini, salah satunya adalah kedisiplinan," kata Anastasia.
Ia juga memuji kesabaran para pengajar yang selalu membimbing dengan jelas serta mengarahkan siswa ke hal-hal positif saat mereka menghadapi kesulitan. Ketika ditanya mengenai langkah setelah lulus, Anastasia mantap menyebutkan target pendidikan selanjutnya.
"Untuk sekolah selanjutnya, saya mau mencoba mendaftar ke SMANIWA (SMA Negeri 1 Wonoayu) terlebih dahulu. Harapan dan cita-cita saya ke depan adalah ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa bermanfaat bagi sesama," pungkasnya optimis. (Sam Arif).





