Notification

×

Iklan

Iklan

YPM Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkelanjutan dan Peran Wali Murid

Sabtu, 06 Juni 2026 | Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T12:35:28Z

Terasdelta.com – Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPM 1 Wonoayu sukses menggelar prosesi tasyakuran dan pelepasan siswa kelas 9 dengan capaian kelulusan 100%. Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Pengurus YPM Pusat sekaligus perwakilan dari Ketua YPM, Drs. H. Ansori, hadir memberikan sambutan dan amanat penting mengenai masa depan pendidikan di lingkungan Yayasan Pendidikan Maarif (YPM), Sabtu, (6/6/2026). 

Drs. H. Ansori hadir menggantikan Ketua YPM yang berhalangan hadir karena agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan. Dalam pidatonya, beliau memaparkan sejarah panjang, fokus pembangunan yayasan, hingga pentingnya sinergi antara orang tua dan lembaga pendidikan.

Mengawali sambutannya, Drs. H. Ansori membagikan kisah nostalgia perjalanannya bersama YPM yang dimulai sejak tahun 1975.

Pada tahun 1975, sekolah tingkat pertama yayasan ini hanya ada satu dan dikenal sebagai SMP NU Sepanjang, atau yang sering dijuluki anak-anak zaman dulu sebagai "Sekolah Mudin". Istilah ini melekat karena mayoritas lulusannya kala itu langsung mengabdi menjadi mudin di wilayah Kecamatan Taman.

Memasuki tahun 2026, YPM telah bertransformasi secara luar biasa dengan mengelola total 23 sekolah dan 1 perguruan tinggi (UMAHA), yang mencakup, playgroup & TK, 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 2 Madrasah Tsanawiyah (MTs), 4 Sekolah Menengah Atas (SMA), 14 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), termasuk SMK YPM 11 Wonoayu dan Universitas Ma'arif Hasyim Latif (UMAHA) di Megare, Ngelom.

Menanggapi fenomena masyarakat yang masih berorientasi pada sekolah negeri, Drs. H. Ansori, yang juga merupakan pensiunan PNS guru menegaskan, kualitas infrastruktur dan fasilitas YPM terus digenjot agar setara atau bahkan melebihi standar yang ada.

"Fokus YPM saat ini adalah mengembangkan sarana fisik. Untuk sekolah yang fasilitasnya sudah lengkap, kami arahkan pada penambahan alat penunjang belajar siswa," ujar Ansori.

Beberapa proyek strategis yayasan yang sedang dan akan berjalan meliputi kompleks Panjunan, pembangunan gedung megah berlantai 5 yang lantai teratasnya dialokasikan khusus sebagai sport center tingkat SMA.

SMK YPM 4 Bringin, Bendo. Proyek berikutnya yang sudah siap dibangun setinggi 5 lantai untuk ruang pertemuan dan fasilitas olahraga.

Ansori menegaskan bahwa seluruh pembangunan ini murni merupakan kontribusi dan infak dari para wali murid, yang nilainya diwujudkan secara transparan menjadi fasilitas fisik nyata bagi kenyamanan belajar siswa.

Kepada para wisudawan MTs YPM 1 Wonoayu, Drs. H. Ansori mengingatkan bahwa kelulusan tingkat Tsanawiyah barulah tahap awal dari pendidikan dasar. Ia mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK).

YPM sendiri telah menyiapkan ekosistem pendidikan yang terintegrasi. Bagi siswa SMK yang nantinya ingin langsung bekerja, mereka tetap difasilitasi untuk kuliah malam di UMAHA.

"Siang bisa bekerja, malamnya bisa tetap kuliah. Kita harus terus menuntut ilmu karena Allah SWT berjanji akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu," tambahnya, merujuk pada Al-Qur'an Surah Al-Mujadilah.

Menutup sambutannya, tokoh yang telah mengabdi sebagai bendahara YPM selama 43 tahun sejak zaman Almaghfurlah KH. Munir Hasyim Latif ini memberikan pesan spiritual yang mendalam bagi para wali murid.

Ansori menekankan bahwa menyekolahkan anak di YPM merupakan wujud investasi dunia dan akhirat. Gedung-gedung sekolah yang dibangun dari infak wali murid bernilai sedekah jariyah. Selain itu, pendidikan karakter berbasis amalan Nahdlatul Ulama yang diajarkan di YPM bertujuan mencetak anak saleh/salehah. Doa dari anak-anak inilah yang kelak akan senantiasa mengalir dan mengangkat derajat kedua orang tuanya di alam kubur.

Pihak yayasan secara khusus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah, seluruh staf, dan dewan guru MTs YPM 1 Wonoayu atas dedikasi luar biasa mereka dalam membimbing para siswa hingga berhasil mencetak kelulusan sempurna 100% pada tahun ajaran ini. (Sam Arif).
×
Berita Terbaru Update