Notification

×

Iklan

Iklan

Investasi SDM Unggul, Bupati Sidoarjo Luncurkan 4.000 Beasiswa Pendidikan Tahun 2026.

Kamis, 09 Juli 2026 | Juli 09, 2026 WIB Last Updated 2026-07-09T10:13:54Z


 

‎Sidoarjo.Terasdelta — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat komitmen nyatanya dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat sektor pendidikan. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui peluncuran resmi Program Beasiswa Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 yang digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (9/7/2026).

‎Agenda peluncuran dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, jajaran Forkopimda, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, para Kepala OPD, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta ratusan pelajar dan mahasiswa penerima manfaat.

‎Bupati H. Subandi menegaskan bahwa pembangunan aspek kemanusiaan dan intelektual adalah pilar investasi paling krusial bagi masa depan Kabupaten Sidoarjo. Oleh sebab itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas atensi terhadap ekosistem pendidikan agar generasi muda Sidoarjo memiliki daya saing tinggi.

‎"Investasi terbaik yang dapat dilakukan pemerintah adalah investasi pada sumber daya manusia. Kalau anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik dan SDM yang unggul, mereka akan memiliki masa depan yang lebih baik sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo," ujar H. Subandi.

‎Ia memaparkan bahwa pada periode kepemimpinan sebelumnya, Pemkab Sidoarjo telah sukses menyalurkan sekitar 10.000 beasiswa. Bersama Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana, target program ini ditingkatkan secara masif menjadi total 20.000 beasiswa sepanjang masa kepemimpinan saat ini demi menjamin pemerataan kualitas pendidikan masyarakat.

‎Meski demikian, Bupati juga memberikan catatan penting mengenai pekerjaan rumah (PR) daerah yang harus dituntaskan, utamanya terkait penekanan angka anak putus sekolah di Sidoarjo. Selain itu, fenomena tingginya angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi, menjadi perhatian serius yang perlu diintervensi.

‎"Kita harus memastikan setiap tahun angka anak putus sekolah terus berkurang. Jangan sampai pemerintah sudah memberikan kesempatan melalui beasiswa, tetapi setelah lulus justru masih kesulitan mendapatkan pekerjaan. Karena itu kualitas SDM harus terus kita tingkatkan," tegasnya.

‎Secara khusus, instruksi diarahkan kepada pemenuhan hak anak-anak yatim. Bupati meminta agar mereka memperoleh pendampingan penuh agar akses pendidikan dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dapat berjalan mulus tanpa terkendala beban ekonomi keluarga.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menjelaskan bahwa program tahun ini merupakan bagian integral dari koordinasi dan sinkronisasi pemenuhan hak pemuda serta peserta didik di tingkat kabupaten.

‎Program ini mengusung tiga esensi utama: pemerataan akses pendidikan, apresiasi bagi siswa/mahasiswa berprestasi, dan pencetakan generasi muda Sidoarjo yang kompeten dan berdaya saing.

‎Yudhi merinci penyaluran 4.000 kuota beasiswa tahun 2026 yang tersebar lintas perangkat daerah sebagai berikut:

1. ‎Disporapar Sidoarjo: 1.000 kuota beasiswa untuk kategori prestasi akademik dan nonakademik.

2. ‎Dinas Sosial (Dinsos): 1.000 kuota beasiswa (terbagi atas 500 mahasiswa dan 500 siswa SMA/sederajat).

3. ‎Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: 1.500 kuota beasiswa bagi anak yatim jenjang SD hingga SMP/sederajat.

4. ‎Kategori Bidang Keagamaan: 500 kuota beasiswa.

‎Ia menggaransi seluruh tahapan seleksi mulai dari verifikasi administrasi, validasi data, hingga pengecekan faktual di lapangan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel guna memastikan bantuan tepat sasaran kepada yang berhak sesuai regulasi.

‎Apresiasi tinggi datang dari perwakilan penerima beasiswa, M. Miftakhul Zulfiansyah. Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) domisili Sidoarjo yang lolos lewat kategori prestasi akademik tersebut menyampaikan rasa syukurnya kepada duet kepemimpinan daerah.

‎"Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Sidoarjo yang telah menyelenggarakan program beasiswa ini. Semoga program ini terus berlanjut ke depannya dan dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya untuk membantu mahasiswa dan pelajar dalam menempuh pendidikan serta meraih prestasi yang lebih baik," ungkap Miftakhul.(Mec)

×
Berita Terbaru Update