Sidoarjo.Terasdelta - Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) MWCNU Sidoarjo kembali menggelar program khitan massal gratis bagi anak yatim dan dhuafa pada Ahad (5/7/2026). Menariknya, aksi sosial dalam rangka menyambut 1 Muharram ini juga diikuti oleh seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) berlatar belakang non-Muslim.
Ketua LAZISNU MWCNU Sidoarjo, Abdullah Yazid (Gus Yazid), menjelaskan bahwa agenda tahunan ini digelar sebagai bentuk kepedulian nyata untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Menurutnya, biaya khitan mandiri saat ini tergolong tinggi bagi kelompok warga kurang mampu.
"Kegiatan khitan massal ini membutuhkan biaya yang sangat besar, dan ini biasanya menjadi salah satu kesulitan bagi para dhuafa. Harapan kami, khitan massal ini bisa meringankan beban mereka," ujar Gus Yazid.
Tercatat sebanyak 36 anak dari wilayah Tulangan, Sidoarjo, dan sekitarnya menjadi peserta dalam program ini. Selain mendapatkan tindakan medis gratis, para peserta juga membawa pulang paket bantuan berupa satu setel perlengkapan salat, peralatan sekolah, uang saku, serta paket sembako untuk keluarga.
Aksi sosial kali ini memicu perhatian publik berkat kehadiran Ekselo Leonael Lumban Raja, seorang ABK non-Muslim yang turut terdaftar sebagai peserta.
Ibunda Ekselo, Gustin Ningsih, menceritakan bahwa dirinya sempat ragu saat pertama kali menerima informasi acara ini dari tetangganya. Ia tidak menyangka organisasi keagamaan seperti NU membuka pintu bagi anak dengan kondisi khusus dan latar belakang agama yang berbeda.
"Saya kan tanya, 'Memang boleh (anak berkebutuhan khusus)?' Katanya boleh, terus langsung dikasih biodata suruh mengisi," kata Gustin.
Gustin mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini dan mengapresiasi keterbukaan LAZISNU MWCNU Sidooarjo yang tidak membeda-bedakan latar belakang para peserta.
"Saya mengucapkan terima kasih buat NU khususnya LAZISNU MWCNU Sidoarjo, mudah-mudahan NU sukses selalu dan maju," tuturnya.
Diawali Pawai dan Didukung Legislatif
Sebelum memasuki prosesi medis, rangkaian acara dimulai dengan pawai syiar keliling kota untuk menyosialisasikan program kemaslahatan tersebut kepada masyarakat luas. Pemberangkatan kirab peserta dipimpin langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Usman, M.Kes.
H. Usman menyatakan dukungannya terhadap program-program sosial yang konsisten diinisiasi oleh LAZISNU Sidoarjo. Ia menilai aksi nyata seperti ini harus terus dipertahankan karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat akar rumput.
"Kami tentunya mendukung semua kegiatan NU, dan dalam hal ini LAZISNU MWCNU Sidoarjo. Ini adalah sesuatu yang harus dibudayakan. Semoga memberikan semangat pada anak-anak kita untuk menuju kesucian," pungkas Usman.(Mec).
