Notification

×

Iklan

Iklan

Upacara HUT RI ke-81, Desa Panggreh Libatkan Santri Menjadi Petugas Paskibra Simbol Satukan Warga.

Senin, 17 Agustus 2026 | Agustus 17, 2026 WIB Last Updated 2026-08-17T03:35:18Z


‎​Sidoarjo.Terasdelta  — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Desa Panggreh Jabon kabupaten Sidoarjo menggelar serangkaian kegiatan penuh semangat nasionalisme. Salah satu momen krusial yang menyita perhatian adalah pelaksanaan upacara bendera bendera yang baru pertama kali (perdana) diadakan secara terpusat di Lapangan Gelora Singoloyo desa setempat, Senin (17/8/2026).

‎​Upacara bendera tahun ini terasa istimewa karena melibatkan para santri Ponpes Mawar Melati Yayasan Al Mukhlashin Ibadurrahman sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Persiapan dan latihan Paskibra santri ini terbilang sangat singkat dan intensif, yakni hanya membutuhkan waktu satu malam atau satu hari latihan.

‎​Upacara ini diikuti oleh berbagai lapisan lembaga desa dan tokoh masyarakat setempat, antara lain ​Pemerintah Desa, Lembaga, Pengurus RT, RW, LPMD, dan BPD, ​Elemen Masyarakat mulai Tokoh agama, tokoh masyarakat, warga desa serta Santri dari pesantren setempat sebagai Paskibra.

‎​Selain upacara bendera, suasana kemerdekaan di Desa Panggreh dimeriahkan oleh berbagai ajang kompetisi olahraga, keagamaan dan kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan seluruh warga.

‎​Olahraga & Permainan: Turnamen sepak bola (dengan hadiah Juara 1 & 2 berupa kambing), pertandingan bola voli, serta agenda jalan sehat dan gerak jalan.
‎​Bidang Keagamaan: Lomba tartil Al-Qur'an dan lomba azan.

‎Kepala Desa Panggereh, M.Zainul merencanakan untuk menggaet skala partisipasi yang lebih luas lagi pada peringatan tahun-tahun berikutnya. Rencana penguatan kegiatan ini akan melibatkan seluruh institusi pendidikan di wilayah Panggreh, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga siswa dari dua SMK yang ada di desa tersebut.

‎" Tujuan dan Harapan Kedepan
​Penyelenggaraan rangkaian kegiatan ini bertujuan utama untuk menanamkan nilai-nilai NKRI serta memperkuat jiwa nasionalisme di tengah masyarakat Desa Panggreh." Imbuhnya.
‎​
‎​Melalui semangat kebersamaan ini, diharapkan warga Desa Panggreh semakin rukun, kompak, dan bersatu padu dalam membangun desa ke arah yang lebih maju.

‎Ketua Karang Taruna Desa Panggreh sekaligus Pembina Paskibra, Muhammad Imron, menyampaikan bahwa pembentukan pasukan ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang disiplin dan berkarakter.

‎​"Upaya ini kami lakukan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan kesadaran diri para pemuda, karena mereka adalah generasi penerus. Dalam waktu singkat, sekitar empat hari persiapan, kami berusaha memberikan masukan dan pembinaan terbaik agar pasukan tampil maksimal," ujar Muhammad Imron.

‎​Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun ini pihaknya menggunakan Tim 8 sebagai petugas pengibar bendera. Ke depan, Karang Taruna Desa Panggreh berencana mengembangkan pembinaan secara lebih komprehensif.

‎​"Insya Allah untuk ke depannya, kami menargetkan pembentukan formasi lengkap yang terdiri dari Tim 17, Tim 45, dan Tim 8 sebagai pasukan inti," tambahnya.

‎​Kegiatan upacara HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus ini ditargetkan menjadi agenda rutin tahunan di Desa Panggreh. Selain itu, dengan dukungan penuh dari Kepala Desa Panggreh, ke depannya akan ditambahkan agenda kegiatan pendukung seperti anjangsana dan ziarah ke makam pahlawan yang berada di wilayah Desa Panggreh.

‎​Dengan adanya program ini, diharapkan pemuda-pemudi Desa Panggreh tidak hanya sigap dalam menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi juga memiliki rasa hormat yang mendalam terhadap jasa para pahlawan.(Mec).


×
Berita Terbaru Update