Notification

×

Iklan

Iklan

Raih Kuota 232 Penerima Beasiswa, Unusida Beri Apresiasi Bupati Sidoarjo Subandi..

Selasa, 08 September 2026 | September 08, 2026 WIB Last Updated 2026-09-08T07:40:23Z



‎Sidoarjo.Terasdelta — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memperluas akses pendidikan tinggi serta mendorong hilirisasi riset berbasis perguruan tinggi.

‎Pada tahun akademik ini, sebanyak 232 mahasiswa Unusida resmi mencatatkan diri sebagai penerima Beasiswa Pemkab Sidoarjo dengan alokasi bantuan sebesar Rp 5 juta per orang selama satu tahun.

‎Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Rektor Unusida, Dr. Hadi Ismanto, di sela-sela kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2026/2027 yang berlangsung di Masjid Muhammad Hasyim Asy'ari, Kampus II Unusida, Selasa (8/9/2026).

‎Hadi menuturkan bahwa tingginya angka penerima beasiswa di Unusida tidak terlepas dari keaktifan para mahasiswa dalam memenuhi seluruh regulasi dan kriteria seleksi yang ditetapkan Pemkab Sidoarjo. Program beasiswa ini sendiri disalurkan melalui tiga komponen utama, yaitu jalur keagamaan atau pengabdian masyarakat, jalur prestasi akademik dan non-akademik, serta jalur sosial bagi keluarga kurang mampu.

‎"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo atas fasilitas anggaran ini. Kuota 232 penerima merupakan angka yang cukup besar. Hal ini berhasil diraih karena mahasiswa kami mampu memenuhi seluruh kriteria, termasuk pengabdian sebagai guru ngaji yang dikombinasikan dengan perkuliahan, serta capaian prestasi dan jalur kurang mampu," ujar Hadi.

‎Lebih lanjut, pihak akademisi Unusida berharap kerja sama dengan pemerintah daerah tidak berhenti pada tataran bantuan finansial semata. Unusida mendorong agar kolaborasi ini bertransformasi menjadi sinergi riset berkelanjutan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

‎Melalui lima fakultas yang dimiliki, Unusida berkomitmen mengarahkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta pengabdian masyarakat berbasis kompetensi keilmuan. Hasil riset inovatif dari para dosen dan mahasiswa di bidang Teknik, Ilmu Komputer (digitalisasi dan pemetaan wilayah), hingga Pendidikan (media pembelajaran digital) siap diterjunkan untuk menunjang proyek-proyek strategis Pemkab Sidoarjo.

‎"Kami ingin inovasi teknik dan digitalisasi tidak berhenti di dalam ruang kelas. Jika implementasi riset ini berjalan baik di lapangan, kita dapat meningkatkan kerja sama melalui MoU jangka panjang, atau yang dalam lingkup pemerintah dikenal sebagai penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG)," tegas Hadi.

‎Pemerataan Akses Pendidikan Sidoarjo

‎Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Ridho Prasetyo, yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memangkas hambatan ekonomi dalam pemenuhan hak pendidikan warga. Program beasiswa ini dirancang secara komprehensif mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi.

‎Untuk alokasi tingkat perguruan tinggi pada gelombang ini, Pemkab Sidoarjo menyiapkan kuota total hingga 4.000 penerima manfaat dengan rincian kategori:

· ‎Jalur Keagamaan: 500 mahasiswa

· ‎Jalur Prestasi Akademik & Non-Akademik: 1.000 mahasiswa

· ‎Jalur Bantuan Mahasiswa Kurang Mampu: 378 mahasiswa

‎Melalui alokasi ini, Pemkab Sidoarjo mengimbau seluruh penerima bantuan untuk tidak sekadar fokus pada teori akademik, melainkan aktif memadukan ilmu pengetahuan dengan penyelesaian masalah sosial di lapangan demi mencetak SDM daerah yang unggul dan berdaya saing.(Mec).

×
Berita Terbaru Update