Notification

×

Iklan

Iklan

Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) Resmi Diluncurkan, Fokus Wadahi Bakat Muda dan Bakti Sosial Hingga Ekonomi. ‎ ‎

Kamis, 12 Maret 2026 | Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T12:55:15Z


‎Sidoarjo.Terasdelta - Dunia hiburan Jawa Timur kini memiliki wadah baru bagi para penggiat seni khususnya musik dangdut. Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) resmi memperkenalkan diri kepada publik dalam sebuah acara peluncuran yang digelar di Bazar Ramadan TV9 Nusantara di GOR Delta Sidoarjo. Kamis ( 12/3/26 ).


‎​Ketua sekaligus pendiri IDC, Ayunda Goba Maksum, mengungkapkan bahwa komunitas ini didirikan oleh tiga sosok utama, yakni Hj. Sis Setyo Pertiwi, Lailu Hamdi Maksum, dan Tania Az-Zahra. Fokus utama dari kehadiran IDJ untuk menjaring dan membina anak-anak berbakat di Jawa Timur, khususnya wilayah Sidoarjo.


‎​"IDJ hadir untuk mewadahi anak-anak bertalenta di Jawa Timur agar mereka bisa berkembang dan berkarya dengan martabat, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Ayunda.


‎​Tidak hanya fokus pada industri musik, peluncuran IDJ juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial. Bekerja sama dengan UMKM Reksoati Caktyah Jati,Sekber, Baznas Kabupaten Sidoarjo dan 20 Komunitas, IDC menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim piatu dan bagikan Ratusan takjil gratis kepada pengguna jalan serta buka puasa bersama. Selain itu, santunan juga diberikan kepada para seniman lanjut usia (lansia) yang sudah tidak aktif berkarya.

‎Sementara itu, ​Ketua UMKM Yayasan Reksoati Caktyah Jati Sidoarjo.Muhammad Fathurrahman, menyampaikan bahwa komunitas ini kian berkembang pesat. Hingga saat ini, tercatat ada 60 anggota pelaku UMKM dari berbagai sektor di wilayah Kabupaten Sidoarjo yang telah bergabung.


‎​"Alhamdulillah, keanggotaan kami di Sidoarjo sudah mencapai 60 orang. Di bulan Ramadhan ini, kami aktif mengikuti berbagai kegiatan seperti Bazar Ramadhan yang digelar oleh TV9 Nusantara dan program sosial lainnya," ujar Fathurrahman


‎​Ia juga menjelaskan bahwa UMKM Reksoati Caktyah Jati Sidoarjo berfokus kegiatan tidak hanya sekadar berjualan, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan sesama.


‎​" Kami juga membagikan sekitar 255 paket takjil kepada para pengguna jalan, tukang becak, dan masyarakat yang melintas di depan GOR Sidoarjo," ungkapnya.


‎​Tidak berhenti di kegiatan sosial, UMKM Reksoati Caktyah Jati Sidoarjo juga telah menyiapkan program strategis bagi para anggotanya. Pasca Lebaran nanti, mereka berencana untuk memfasilitasi pengurusan legalitas produk secara gratis, termasuk sertifikasi Halal dan NIB.


‎​"UMKM tidak hanya fokus pada pengembangan usaha, tapi juga memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi. Harapannya, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan perekonomian para pelaku usaha sekaligus membawa berkah bagi masyarakat luas," pungkasnya.


‎Ketua Sekber Suryanto menjelaskan bahwa Sekber ini merupakan wadah berkumpulnya berbagai komunitas dan elemen masyarakat yang memiliki visi serupa untuk membangun kebersamaan.


‎​"Kami dari Sekber, tempat kumpulnya bersama-sama... poinnya kami sangat mendukung kegiatan ini dalam rangka meningkatkan saling hubungan," ujar Suryanto.


‎​Selama bulan Ramadan, Sekber aktif melakukan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan lintas komunitas, di antaranya ​Penyaluran Zakat,Pemberdayaan Ekonomi pada pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL),Sinergi Komunitas dengan Menggandeng berbagai elemen dan pelaku usaha lainnya untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

‎​"Harapan kami dengan kegiatan ini nantinya semua bisa saling mendukung, meningkatkan perekonomian, jadi khususnya kepada organ daripada Sekber sendiri," pungkasnya.( Mec ).


‎​


×
Berita Terbaru Update