Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Muscab,Tokoh NU Sidoarjo Dukung penuh untuk Abah Subandi Menuju Kursi Ketua DPC PKB.

Kamis, 19 Maret 2026 | Maret 19, 2026 WIB Last Updated 2026-03-19T12:07:24Z



‎Sidoarjo.Terasdelta - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo,Sejumlah tokoh sentral Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Sidoarjo menggelar doa bersama untuk keselamatan wilayah Sidoarjo sekaligus memberikan dukungan moral bagi Abah Subandi dalam bursa pemilihan Ketua DPC PKB Sidoarjo. Doa bersama di kediaman rumah H.subandi Desa Pabean Sedati. Kamis ( 19/3/26 ).


‎​Acara yang dihadiri oleh jajaran petinggi PCNU Sidoarjo mulai K.H. Abdul Aziz (Wakil Rais Syuriah PCNU Sidoarjo),KH.Abdi Manaf Sholeh
‎​KH. Zainal Abidin (Ketua PCNU Sidoarjo)  dan ​Seluruh Ketua MWC NU se-Kabupaten Sidoarjo.


‎Ketua Forum Silaturahmi (Forsil) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Sidoarjo, H.Sugiono, menyampaikan doa dan harapan khusus agar segala hajat Abah Subandi, baik di ranah pemerintahan maupun politik, diberikan kelancaran oleh Allah SWT.



‎​"Doa untuk Abah Subandi sebagai pemimpin Sidoarjo, secara menyeluruh apa yang diinginkan dan dicita-citakan beliau mudah-mudahan dikabulkan oleh Allah SWT. Baik urusan pemerintahan maupun politik, semuanya semoga mendapat jalan kesuksesan dan keberkahan," ujarnya.



‎​Abah Sugik secara spesifik menyinggung harapan agar Abah Subandi dapat menakhodai DPC PKB Sidoarjo kembali. Ia berharap jabatan eksekutif dan posisi politik yang diemban nantinya dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat.



‎​"Harapan kami beliau amanah. Baik jabatan eksekutif maupun jabatan politik, keduanya akan bermanfaat bagi umat dan masyarakat. Karena kepentingan pemerintah ini juga dilalui melalui bidang politik," tambahnya.

‎​


‎Ia ​Menilai sosok Abah Subandi,adanya komitmen kuat untuk menjaga marwah kiai dan organisasi. Menurutnya, meskipun NU bukan ranah politik praktis, komunikasi yang dibangun Abah Subandi dengan struktur NU dan badan otonom (Banom) sangatlah baik.



‎​"Sinergitas dan khidmat beliau terhadap Nahdlatul Ulama senantiasa dijunjung dan dikedepankan. Beliau terus menjalin komunikasi dengan struktur NU maupun Banom," ungkap Abah Sugik.



​Ketua MWCNU Prambon,H.Ashud, menilai bahwa Abah Subandi memiliki kapasitas dan pengaruh (power) yang signifikan serta potensi besar untuk memimpin partai berlambang bola dunia tersebut di tingkat kabupaten.



‎​"PKB itu harus dicarikan orang yang punya power dan potensial. Selama ini, tampaknya hanya Abah Subandi yang layak untuk memegang PKB Sidoarjo," tambahnya.



‎Senada dengan Ketua MWCNU Wonoayu,H.Anas Dimyati, menyatakan bahwa hubungan antara PKB dan NU di Sidoarjo saat ini sedang dalam kondisi yang sangat baik. Ia menekankan bahwa kedua entitas ini saling membutuhkan untuk membangun daerah.



‎​"PKB di Sidoarjo harus merapat dan dekat dengan sosok yang memimpin Sidoarjo saat ini. Apa yang dilakukan Pak Subandi sudah mencontoh teladan dari pusat (Ketua Umum PKB), yaitu merapat ke pemerintahan," ujarnya.



‎Ia juga menyatakan bahwa Selama menjabat sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi dianggap berhasil "mengayomi" seluruh jajaran pengurus hingga tingkat kecamatan.


‎​"Alhamdulillah, waktu DPC PKB dipegang Pak Subandi, kami di tingkat MWC merasa dipikirkan dan diayomi. Ini membuat hubungan NU dan PKB semakin lengket," ungkapnya.


‎​Dalam pertemuan tersebut, tercatat 18 Ketua MWCNU hadir dan menyatakan kesepahaman yang sama. Mereka berharap kepemimpinan Subandi dapat berlanjut untuk memastikan program-program yang pro-rakyat dan pro-nahdliyin tetap berjalan maksimal.( Mec ).

‎​

×
Berita Terbaru Update