Notification

×

Iklan

Iklan

Strategi "Free Ongkir dan Perawatan", Kandang Pendekar Farm Kebanjiran Order Menjelang Idul Adha.

Sabtu, 18 April 2026 | April 18, 2026 WIB Last Updated 2026-04-18T08:03:45Z


‎​Sidoarjo.Terasdelta – Menjelang hari raya Idul Adha 1447 H, permintaan hewan kurban mulai meroket. Salah satu peternakan yang merasakan dampak signifikan adalah Kandang Pendekar Farm, yang berlokasi di dusun Cangkringan RT 11 RW.03 Desa Cangkringsari Sukodono Sidoarjo. Sabtu ( 18/4/2026 ). Strategi pemasaran kreatif yang mumpuni menjadi kunci keberhasilan mereka tahun ini.


‎​Dini Purnawansyah, pemilik Kandang Pendekar Farm, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai promosi intensif melalui media sosial sejak satu bulan sebelum Idul Adha. Hasilnya, dari total 23 ekor hewan kurban yang disiapkan, lebih dari 15 ekor telah ludes dipesan.


‎​Fasilitas Unggulan Jadi Magnet Pembeli
‎​Berbeda dengan kandang konvensional, Pendekar Farm menawarkan paket "terima beres" bagi para pembelinya. Dini  menjelaskan bahwa setiap hewan yang sudah dipesan (ditandai dengan kalung khusus) akan mendapatkan fasilitas gratis biaya perawatan hingga hari pengiriman.


‎​"Kami menawarkan konsep pembayaran DP (tanda jadi) dengan fasilitas gratis ongkir dan bebas biaya perawatan sampai hari pengiriman. Pembeli tidak perlu pusing memikirkan pakan atau kebersihan hewan sebelum hari H," ujar Dini.


‎​Ketua PAC IPNU Sukodono periode 2008-2010 sekaligus Presidium MD KAHMI Sidoarjo periode 2026-2031, ini menjamin kualitas hewan kurbannya melalui perawatan rutin, pemberian nutrisi berkala, serta menjaga kebersihan kandang secara ketat agar hewan tetap sehat dan higienis.

‎Untuk ​Harga Kompetitif dan Pengiriman Fleksibel ​Untuk urusan harga, Kandang Pendekar Farm mematok nilai yang cukup kompetitif di pasar:
‎* ​Domba: Mulai dari Rp3.000.000 ke atas.
‎* ​Kambing: Mulai dari Rp3.500.000 ke atas.

Pihak kandang siap mengantar hewan kurban langsung ke lokasi yang diinginkan, baik ke rumah pribadi, musala, maupun masjid sesuai permintaan pembeli.

‎​"Hingga saat ini, stok kami tinggal beberapa ekor saja. Respon masyarakat sangat positif, mungkin karena pelayanan kami yang lebih personal dan harga yang kompetitif dibanding tempat lain," pungkas Dini.


‎Sementara itu, Dodik pengelolah kandang menjelaskan bahwa Ada unik dalam merawat ternak ini karena Setiap hari Jumat, seluruh domba dan kambing dikeluarkan dari kandang untuk menjalani proses pembersihan total atau mandi rutin.


‎​“Hari Jumat dipilih karena waktunya lebih singkat setelah pemberian pakan pagi. Setelah dimandikan, domba-domba ini dijemur agar kering dan sehat. Selain itu, besoknya kan akhir pekan, biasanya banyak pengunjung yang datang untuk sekadar melihat atau bermain, jadi kondisi ternak harus bersih dan prima,” ujar Dodik.


‎​Tak main-main, proses mandi ini menggunakan campuran khusus yang terdiri dari sampo, sabun cuci piring, hingga obat kutu jenis Ivermectin untuk memastikan kulit dan bulu ternak bebas dari parasit.


‎​"Tujuan utamanya agar domba terlihat bersih secara pandangan, dan efeknya ternak tidak gampang sakit. Kebersihan adalah sebagian dari iman, itu yang kami terapkan di sini," tambahnya.


‎Dodik juga menjelaskan bahwa manajemen pakan yang disiplin adalah fondasi utama. Di kandangnya, ternak diberikan makan tiga kali sehari dengan jadwal yang ketat: pagi hari pukul 07.00–08.00 WIB, sore hari pukul 16.00–17.00 WIB, dan malam hari pukul 21.00–22.00 WIB. Selain itu, pemberian vitamin dilakukan secara rutin setiap dua minggu sekali untuk menjaga imunitas ternak.( Mec ).

‎​

×
Berita Terbaru Update