Notification

×

Iklan

Iklan

Delegasi Banser Jatim Ikuti Susbanpim-IX di Makassar, Siap Serap Ilmu untuk Diterapkan di Jawa Timur

Rabu, 24 Juni 2026 | Juni 24, 2026 WIB Last Updated 2026-06-24T03:29:28Z

Terasdelta.com – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan X dan Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan IX. Kegiatan kaderisasi tingkat tertinggi ini berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 23 hingga 28 Juni 2026, bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizhul Qur'an Al-Imam Ashim, Makassar, Sulawesi Selatan.

​Dalam ajang berskala nasional ini, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Timur turut mengirimkan kader-kader terbaiknya untuk digembleng menjadi pemimpin yang strategis dan responsif.

Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Jawa Timur, H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I., mengonfirmasi bahwa ada sekitar 5 anggota Banser Jatim yang dinyatakan lolos dan mengikuti kegiatan sakral ini.

​Rizza memberikan instruksi tegas kepada para delegasi agar memanfaatkan momentum kaderisasi tertinggi ini dengan sebaik-baiknya demi kemajuan organisasi di daerah asal.

​"Ikuti perintah pelatih, serap ilmunya semaksimal mungkin, dan aplikasikan di Banser Jatim," ujar H. Rizza Ali Faizin memberikan amanah kepada para peserta, Rabu (24/6/2026). 

Pemilihan Ponpes Tahfizhul Qur'an Al-Imam Ashim sebagai lokasi acara menegaskan komitmen GP Ansor untuk tetap menjaga kedekatan emosional dan spiritual dengan basis pesantren. Dengan tema "Membentuk Pemimpin Berintegritas, Berwawasan, Transformatif, dan Responsif", pelatihan ini dirancang untuk melahirkan pucuk pimpinan kader yang adaptif terhadap perubahan zaman namun tetap setia pada ideologi kebangsaan.

​Di lokasi acara, para perwira dan kader senior Banser Jatim tampak kompak bersama peserta dari seluruh Indonesia. Mengenakan seragam kebesaran lengkap dengan ID tag, mereka berkomitmen penuh mengikuti seluruh rangkaian materi intensif yang meliputi kepemimpinan strategis, wawasan kebangsaan, manajemen organisasi modern. 

​Melalui pelatihan ini, 5 kader utusan Banser Jatim diharapkan pulang membawa bekal matang untuk menjadi mentor organisasi, sekaligus menjadi pilar kemajuan pemuda Islam yang siap mengawal ulama dan NKRI di Jawa Timur. (Sam Arif). 
×
Berita Terbaru Update