Terasdelta.com – Suasana khidmat, haru, dan penuh kebersamaan menyelimuti Ballroom Fave Hotel Sidoarjo pada Ahad (7/6/2026). Sebanyak 95 siswa-siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) KH Mukmin Sidoarjo secara resmi mengikuti prosesi pelepasan murid tahun pelajaran 2025/2026.
Acara ini bukan sekadar seremonial kelulusan biasa, melainkan panggung apresiasi bagi generasi muda Nahdliyin yang kaya akan prestasi keagamaan, akademik, hingga non-akademik.
Sebelum prosesi wisuda dan simbolis pelepasan dimulai, acara diawali dengan kegiatan pra acara yang sangat religius, yakni Khotmil Quran. Para siswa kelas VI bersama-sama melantunkan ayat suci Al-Quran, baik secara bin-nadhor (membaca) maupun bil-ghoib (hafalan).
Kepala MINU KH Mukmin Sidoarjo, Anis Faridah, M.Pd., mengungkapkan, tradisi ini sengaja ditekankan agar para alumni memiliki benteng spiritual yang kokoh saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
"Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa dalam setiap langkah, mereka harus selalu kembali dan membawa Al-Quran di dalam dada mereka. Ini selaras dengan visi MINU KH Mukmin untuk membentuk generasi yang beriman, bertakwa berdasarkan Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyyah, berakhlakul karimah, berilmu, berjiwa kebangsaan, dan cinta lingkungan," ujar Anis Faridah saat ditemui di sela acara.
Komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani terbukti nyata. Pada tahun kelulusan ini, sebanyak 24 murid telah dinyatakan lulus munaqosah hafalan Juz 30. Tidak hanya itu, 18 murid lainnya bahkan berhasil menuntaskan munaqosah hafalan Juz 1 hingga Juz 3.
Selain unggul di bidang keagamaan, angkatan kelulusan tahun ini dikenal sebagai angkatan yang sarat prestasi. Pihak madrasah memberikan penghargaan khusus bagi siswa dengan nilai akademik terbaik dan peraih nilai tertinggi dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Anis Faridah menambahkan, selama 6 tahun menempuh pendidikan di MINU KH Mukmin, para siswa telah aktif menyumbang berbagai trofi dan piagam di berbagai bidang.
"Alhamdulillah, torehan prestasi anak-anak sangat membanggakan. Baik di bidang akademik maupun non akademik, seperti seni dan olahraga. Prestasi yang mereka ukir selama 6 tahun ini berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga menembus level internasional," tambahnya dengan nada bangga.
Suasana haru memuncak ketika murid memberikan persembahan ucapan terima kasih kepada guru serta orang tua mereka. Isak tangis bahagia tak terbendung dari para wali murid yang menyaksikan putra-putri mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
Pihak madrasah berharap, bekal karakter Aswaja, kecintaan pada Al-Qur'an, dan mental juara yang telah ditempa di MINU KH Mukmin Sidoarjo, dapat menjadi modal utama bagi alumni untuk menghadapi tantangan zaman dan membawa manfaat besar bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Keberhasilan MINU KH Mukmin dalam menyeimbangkan pendidikan umum dan agama mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Acara pelulusan ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, antara lain Pengasuh Pondok Pesantren Al Amanah Junwangi Krian, KH. Nurcholis Misbah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo, Pengawas PPAI Kecamatan Sidoarjo, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Sidoarjo, Ketua MWC NU Kecamatan Sidoarjo serta Jajaran Pengurus BPPPNU MINU KH. Mukmin Sidoarjo. (Sam Arif).





