Sidoarjo.Terasdelta — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tulangan masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik di Gedung SMP Hasjim Asj'ari Tulangan, Sidoarjo, Sabtu (25/7/2026) malam.
Pelantikan dan pembaiatan dipimpin langsung oleh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo. Momentum ini menandai dimulainya babak baru kepengurusan usai rangkaian konferensi pemilihan beberapa waktu lalu.
Ketua MWCNU Tulangan, H. Fahri Siraj, menegaskan fokus utama kepengurusannya lima tahun ke depan adalah penguatan sektor ekonomi Nahdliyin, khususnya di tingkat Ranting (desa).
Fahri menyebut sektor pelayanan seperti pendidikan dan kesehatan di wilayah Tulangan sudah berjalan. Karena itu, sektor perekonomian dinilai perlu mendapat perhatian ekstra melalui penajaman program yang belum maksimal pada periode sebelumnya.
"Dalam musyawarah kerja ini kami akan mempertajam program perekonomian yang selama beberapa tahun ini belum terealisasi. Untuk program unggulan sementara ini adalah perekonomian," kata Fahri.
Guna merealisasikan target tersebut, MWCNU Tulangan menyiapkan strategi pemberdayaan berbasis desa. Salah satu rencana konkretnya adalah menyediakan lahan khusus sebagai pusat aktivitas ekonomi warga.
Laporan rencana pengembangan lahan tersebut mencakup:
· Pagi Hari: Difungsikan sebagai pasar komoditas dan hasil bumi (palawija).
· Malam Hari: Dialihfungsikan menjadi pusat kuliner malam.
· Pertokoan: Area pertokoan permanen untuk usaha warga.
Seluruh pelaku usaha di kawasan ekonomi tersebut nantinya diprioritaskan untuk kader NU tingkat Ranting serta masyarakat sekitar.
"Pemikiran awal kami adalah kuliner, namun bisa berkembang menjadi pasar palawija di pagi hari. Pelakunya dari Ranting plus warga yang berminat," jelas Fahri.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian finansial organisasi dari tingkat Ranting hingga MWC, sehingga kegiatan keagamaan tidak lagi terkendala pendanaan.
Guna memuluskan program tersebut, MWCNU Tulangan mempercayakan Lembaga Perekonomian kepada kader muda kreatif yang juga mantan Ketua IPNU Cabang Sidoarjo.
Selain pembenahan internal, pimpinan MWC juga membangun sinergi lintas sektor, mulai dari jajaran Forkopimka hingga legislator DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi PKB Dapil Tulangan.
MWCNU Tulangan menargetkan program pusat ekonomi Ranting ini dapat terealisasi secara bertahap dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun ke depan.
"Harapannya, khususnya di tingkat Ranting, ada kegiatan yang membangun perekonomian dari bawah dan terus berjalan secara berkelanjutan," pungkasnya.
Acara pelantikan tersebut dihadiri jajaran PCNU Sidoarjo, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah Ranting, Banom NU, perwakilan MWCNU se-Sidoarjo, dua anggota DPRD Sidoarjo Fraksi PKB, Forkopimka, serta para kiai dan tokoh masyarakat setempat.(Mec).
