Notification

×

Iklan

Iklan

Perangi Miras Ilegal dan Gangster, Operasi Serentak Pemkab Sidoarjo Panen Apresiasi

Senin, 03 Agustus 2026 | Agustus 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-03T12:12:54Z
Ketua DPC PPP Kabupaten Sidoarjo, H. Sholikan Arief (Foto:Dok)

Terasdelta.com – Langkah tegas jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam menggelar operasi besar-besaran pemberantasan minuman keras (miras) ilegal, prostitusi, hingga gangster menuai dukungan luas. Aksi nyata ini dinilai menjadi jawaban cepat atas keresahan yang selama ini dirasakan oleh masyarakat.

​Apresiasi tinggi salah satunya datang dari Ketua DPC PPP Kabupaten Sidoarjo, H. Sholikan Arief. Pria yang akrab disapa Abah Sholikan ini secara terbuka memuji respons kilat pemerintah daerah beserta aparat keamanan dalam menjaga ketertiban wilayah.

​"Alhamdulillah, pemerintah daerah merespon dengan cepat terhadap keluhan masyarakat yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo," ujar Abah Sholikan, seperti yang dilansir dari laman liputansidoarjo.com, pada Senin (3/8/2026).

​Mengingat Sidoarjo lekat dengan citra sebagai "Kota Santri" dan berbasis pesantren, Abah Sholikan berharap operasi malam hari seperti ini tidak hanya menjadi gerakan sesaat. Ia mendorong Pemkab Sidoarjo dan aparat penegak hukum untuk merutinkan razia di semua tingkatan, mengingat masih banyaknya warung remang-remang yang beroperasi dan menjadi akar berbagai masalah sosial.

​“Pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo harus sering melakukan kegiatan operasi di malam hari. Kami dukung penuh perang terhadap peredaran minuman keras ilegal,” tegasnya.

​Sebelumnya, komitmen Pemkab Sidoarjo dibuktikan melalui razia serentak yang digelar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forkopimka di 18 kecamatan pada Sabtu (1/8/2026) malam. Hasilnya tidak main-main, sebanyak 1.696 botol miras berbagai merek berhasil disita petugas.

​Operasi gabungan ini menyasar berbagai titik mulai dari toko, warung, hingga tempat-tempat tersembunyi yang diduga menjadi gudang penyimpanan.

​Menariknya, temuan terbesar dalam operasi ini berada di kawasan Graha Kota. Petugas berhasil membongkar sebuah ruko yang berkedok sebagai toko vape (rokok elektrik), namun di dalamnya menyimpan sebanyak 851 botol miras. Sementara itu, 845 botol miras lainnya diamankan dari hasil penyisiran di kecamatan-kecamatan lain.

​Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa gerakan serentak yang melibatkan seluruh camat ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam menekan peredaran miras. Menurutnya, miras menjadi salah satu pemicu utama terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

​“Sidoarjo perang melawan miras. Alhamdulillah, malam ini teman-teman camat bergerak serentak dan berhasil menemukan peredaran miras di sejumlah wilayah,” pungkas Subandi. (red). 
×
Berita Terbaru Update