Notification

×

Iklan

Iklan

Reformasi Madrasah,Lembaga Pendidikan Bernaung Muslimat Sidoarjo Siap Terima Siswa Non Muslim.

Senin, 01 Mei 2023 | Mei 01, 2023 WIB Last Updated 2023-05-01T09:43:23Z


 

Sidoarjo.terasdelta-Lembaga pendidikan keagamaan khas islam ahlussunah waljamaah dibawah naungan muslimat nahdlatul ulama sidoarjo tahun ajaran baru ini siap menerima siswa non muslim.

 

Ungkapkan itu dinyatakan oleh kepala madrasah tsnawiyah bilingual muslimat nu pucang sidoarjo syamsuhari, s.t., s.pd., s.pd.i., mm dan ketua pc muslimat nu sidoarjo dra hj.ainun jariyah saat menghadiri halal bi halal keluarga besar jenggolo 53 pada sabtu 29/4/23 pagi digedung hall ainun jariyah madrasah ibtidaiyah muslimat nahdlatul ulama sidoarjo.

 

Menurut ketua pc muslimat nu sidoarjo mengaku siap tidak menolak jika ada siswa baru dari non muslim ketika ingin bersekolah di lembaga pendidikannya.Pihaknya juga sudah mengintruksikan kepada satuan lembaga pendidikan dibawah naungannya untuk menerima murid-murid non muslim baik dari agama kristen,protestan,katolik mumpun dari agama lainnya.

 

“sebenarnya sih kita tidak menolak tapi karena memang sudah terlanjur identik sekolah jalan jenggolo ini adalah yang notaben miliknya muslimat mungkin agak sungkan,akan tetapi akan meneriam jika ada siswa dari non muslim.”tegas dra.hj ainun jariyah.

 

Sementara itu,jauh hari sebelum ada usulan atau intruksi dari pbnu,mts bilingual muslimat nu sidoarjo sudah menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah non muslim terumatama kristen,protestan,katolik yang ada diwilayah sidoarjo.

 

Sebab,tujuan yang utama agar mereka warga non muslim tidak sinis dan memandang sebelah mata terutama orang muslim itu terpinggirkan dan tidak mempunyai inteltualitas.Namun ketika pihak mts bilingual muslimat nu sidoarjo berkunjung terutama mereka memiliki apresiasi tinggi seperti sekolah di jakarta asg yang rata-rata non muslim sangat menghormati budaya islam ahlussunah waljamaah.

 

Namun kunjungan itu tidak semuanya diterima,mts bilingual muslimat nu sidoarjo juga pernah ditolak oleh lembaga pendidikan ciputra.Akan tetapi lambat laun,ciputra sudah mengenal pendidikan mts muslimat bilingual muslimat nu sidoarjo akhirnya diterima karena semua dinilai masih saudara sebangsa dan setanah air.

 

Kepala mts bilingual muslimat nu pucang sidoarjo mengaku untuk regulasinya akan mengacu pada ketentuan kemenag,kemendikbud ristekdikti yang istilahnya tidak membatasi untuk menerima peserta didik.Namun,untuk proses peribadatan akan dilakukan pembatasan dengan satu tataran penjelasan materi,wawasan materi akan dilakukan secara bertahap dengan harapan mereka tidak mempunyai image negatif ada satuan lembaga pendidikan islam.

 

“tidak ada masalah menambah sdm guru agama lain maupun fasilitas lainnya,kita tinggal kolaborasi,seperti kita pernah dulu disekolah umum ada yang agama hindu,kristen,protestan,katolik.”tegas syamsuhari, s.t., s.pd., s.pd.i.

 

Dari intruksi ketua pbnu kiai haji yahya cholil staquf,pihak mts bilingual muslimat nu pucang sidoarjo sudah mencoba membuka peluang itu karena sudah ada siswa yang notaben orangtuanya islam muhammadiyah dan lain sebagainya.Sedangkan siswa non muslim seperti kristen,protestan,katolik dan agama lainnya hingga saat ini belum ada yang mendaftar di mts bilingual muslimat nu pucang sidoarjo.(mec)

×
Berita Terbaru Update