Notification

×

Iklan

Iklan

Keren! Dua MC Cilik MINU KH Mukmin Sidoarjo Tampil Luar Biasa Pandu Drama Musikal Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 | Juni 10, 2026 WIB Last Updated 2026-06-10T08:54:14Z
Zhafira Azmya Zahra (Fira) dan Alifha Farzana Tresno, MC Cilik MINU KH Mukmin Sidoarjo

Terasdelta.com – Penampilan apik diperlihatkan oleh dua siswi yang didapuk menjadi Master of Ceremony (MC) dalam acara English Performance yang digelar di Hotel Luminor pada Selasa (9/6/2026). Mengusung konsep drama musikal berbahasa Inggris, performa luar biasa kedua MC cilik asal MINU KH Mukmin Sidoarjo ini sukses mencuri perhatian dan layak diacungi jempol.

​Kedua siswa berprestasi tersebut adalah Zhafira Azmya Zahra (Fira) dan Alifha Farzana Tresno. Keduanya merupakan siswi kelas 2 Al-Faraby yang berhasil memandu jalannya acara teater berbahasa Inggris tersebut dengan sangat lancar tanpa kendala berarti.

​Bagi Fira, kesempatan ini adalah impian yang menjadi nyata. Ia mengaku sudah memendam keinginan menjadi MC sejak duduk di bangku semester satu kelas 2. Kegemarannya terhadap bahasa Inggris yang dimulai sejak kelas 1 di MINU KH Mukmin membuatnya tidak merasa kesulitan.

​"Bahasa Inggris itu mudah karena saya sering belajar dan suka. Biar lancar, di rumah juga sering latihan bersama Mama," ujar Fira yang bercita-cita menjadi Youtuber agar bisa memotivasi orang lain cepat mahir berbahasa Inggris melalui vlognya.

​Sementara itu, rekan duetnya, Alifha Farzana Tresno, memiliki cerita unik tersendiri. Mengaku sebagai seorang anak yang memiliki kepribadian introvert, Alifha punya trik khusus untuk mengatasi rasa gugupnya di atas panggung besar.

​"Kalau mulai merasa gugup, caranya tinggal tarik napas dalam-dalam dan terus belajar," ungkap Alifha yang menyukai bahasa Inggris sejak 2025.

Meski sempat menemui kesulitan saat membaca teks yang minim huruf vokal, Alifha mengaku sangat senang bisa membawakan acara dengan baik demi mengejar cita-citanya menjadi seorang pramugari.

Wakil Kepala bidang Kurikulum MINU KH Mukmin Sidoarjo, Amaliya Iranty Ningsih, M.Pd., mengungkapkan, agenda English Performance ini merupakan program tahunan yang sudah berjalan selama dua tahun, dan ini adalah penampilan ketiga bagi siswa MINU KH Mukmin. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini seluruh penampilan dikemas dalam bentuk drama musikal penuh berbahasa Inggris.

​"Untuk menentukan posisi, kami melalui beberapa tahapan ketat sejak akhir Februari. Kami menggandeng guru teater untuk menyeleksi seluruh anak di kelas 2 Al-Faraby. Dari sana baru dipetakan siapa yang menjadi MC, mendongeng, pidato, hingga menyanyi berdasarkan bakat, kualitas suara, dan artikulasi mereka," jelas Amaliya.

​Amaliya menambahkan, tantangan terbesar dalam persiapan kali ini adalah terbatasnya waktu latihan bersama di sekolah karena terpotong oleh libur Ramadan serta masa ujian madrasah. Namun, keterbatasan itu mampu ditutupi oleh kemampuan linguistik anak-anak yang luar biasa serta kemandirian mereka untuk berlatih di rumah.

​"Anak-anak di kelas 2 Al-Faraby ini kemampuan linguistiknya sangat bagus dan ekspresif. Diajarin sedikit, mereka langsung bisa mengeksplorasi dan belajar sendiri secara mandiri," imbuhnya.

​Pihak madrasah menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan demi mengasah bakat serta kreativitas para peserta didik sejak dini. Dengan bekal kepercayaan diri dan kemampuan berbahasa asing yang matang, MINU KH Mukmin Sidoarjo optimistis anak didiknya mampu bersaing di kancah yang lebih luas.

​"Harapan kami, sekolah terus melatih anak-anak agar bisa mengimprove skill dan kreativitas mereka. Kami ingin membuktikan bahwa lulusan MI tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat dengan sekolah umum lainnya serta berwawasan global," tutup Amaliya. (Sam Arif). 
×
Berita Terbaru Update