Terasdelta.com – Suasana haru dan bangga menyelimuti gelaran English Performance yang diselenggarakan oleh MINU KH Mukmin Sidoarjo, di Hotel Luminor, Selasa (9/6/2026). Penampilan luar biasa dari siswa-siswi kelas 2 Al-Faraby dalam membawakan Musical Drama Performance berhasil memukau para orang tua yang menyaksikan secara langsung, hingga membuat wali kelas tak kuasa membendung air mata.
Bagaimana tidak, meski baru menduduki bangku kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah, anak-anak ini sudah mampu menyajikan pertunjukan teater berbahasa Inggris dengan sangat fasih. Keberhasilan ini diraih berkat dedikasi tinggi para siswa yang rela mengisi waktu libur mereka dengan latihan rutin demi memberikan penampilan terbaik.
Wali Kelas 2 Al-Faraby, Nadifa Ramadoni, M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras dan keberanian anak didiknya yang melampaui ekspektasi.
Menurutnya, antusiasme tinggi dan semangat juang telah ditunjukkan oleh seluruh siswa kelas 2 Al-Faraby. Apalagi, ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka bersentuhan langsung dengan dunia seni peran.
"Perlu diketahui, ini adalah pengalaman pertama mereka mendapatkan kelas teater. Sebelumnya mereka belum pernah sama sekali. Sebenarnya, program kelas teater ini idealnya ditujukan untuk anak-anak kelas 3. Namun, karena ini merupakan bagian dari persiapan English Performance untuk penampilan akhir mereka, konsepnya dikemas dalam bentuk Musical Drama Performance," ujarnya.
Suksesnya pertunjukan ini tidak lepas dari bimbingan intensif serta kolaborasi sabar dari tim pengajar kelas teater sekolah, yakni Bu Linia dan Pak Wahid. Sentuhan dingin para guru tersebut terbukti mampu melejitkan potensi tersembunyi anak-anak hingga tampil memikat.
Lebih lanjut Difa menjelaskan, pertunjukan kali ini mengusung tema yang sangat bermakna, yaitu tentang cita-cita masa depan. Menanggapi tema tersebut, ia menyelipkan doa dan harapan mendalam bagi masa depan anak-anak kelas 2 Al-Faraby.
"Semoga apa yang sudah diucapkan dan dicita-citakan oleh anak-anak tadi bisa terkabul di masa depan. Semoga mereka juga tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya," harapnya.
Rasa haru dan bangga yang sama juga dirasakan oleh para orang tua murid yang hadir. Haniansyah, orang tua dari salah satu siswi bernama Delisha, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak sekolah, khususnya Bu Linia, Bu Difa, dan tim guru yang terlibat.
Menurut Haniansyah, melatih anak-anak usia dini untuk tampil berani menggunakan bahasa asing bukanlah perkara mudah. Namun, siswa kelas 2 Al-Faraby berhasil mematahkan keraguan tersebut melalui tiga poin luar biasa yakin kepercayaan diri tinggi. Anak-anak mampu tampil lepas dan penuh percaya diri di atas panggung.
Pelafalan (pronunciation) jelas, walau bahasa Inggris bukan bahasa ibu, pelafalan anak-anak terdengar sangat fasih dan jelas, serta ekspresi dan gestur tepat. Penyampaian dialog didukung dengan ekspresi wajah dan gerakan tubuh yang sangat pas.
"Kami sangat bersyukur sekali anak-anak berada di titik ini, di mana anak-anak menampilkan sesuatu yang sangat luar biasa, sesuatu yang sangat hebat. Terima kasih kepada guru-guru sehingga anak-anak bisa menampilkan yang terbaik," ujar Haniansyah.
Sebagai orang tua yang menyekolahkan anaknya di kelas bilingual, Haniansyah berharap momentum ini menjadi batu loncatan agar kemampuan literasi dan komunikasi bahasa Inggris anak-anak dapat terus berkembang pesat.
"Harapan kami anak-anak pastinya jauh lebih baik daripada ini. Karena sejauh ini, kami merasa anak-anak sudah cukup baik, dan bisa lebih berkembang terutama di kelas bilingual ini anak-anak bisa mengeksplor bahasa Inggrisnya jauh lebih bagus," pungkasnya. (Sam Arif).




