Terasdelta.com — Ribuan peserta didik di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif (YPM), mulai dari tingkat dasar hingga menengah, bersama jajaran guru dan dosen Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) memadati jalanan dalam gelaran akbar "Pawai YPM Carnival 1 Muharram 1448 H" yang dilaksanakan pada Selasa pagi (16/06/2026).
Mengusung tema besar "Revolusi Hijau Nusantara, Kreasi Tanpa Polusi, Pawai Penuh Prestasi, Wani!!!", aksi massal ini sukses menarik perhatian masyarakat di sepanjang rute yang dilewati.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 06.00 WIB ini mengambil titik start dari Sepanjang Town House di kawasan Kalijaten, lalu bergerak melintasi wilayah Geluran, Raya Taman, Ketegan, Bebekan, Pasar Lama, Sepanjang, Wonocolo, Ngelom, dan berakhir di finish utama yakni YPM Center Komplek Megare.
Kemeriahan YPM Carnival kian terasa saat warna-warni pakaian adat dan kostum kreatif peserta berhasil menyedot perhatian publik. Tak heran jika ratusan warga berjubel di pinggir jalan, tak mau kehilangan momen untuk merekam dan memotret keunikan parade ramah lingkungan ini lewat ponsel pintar mereka.
Pihak penyelenggara secara terbuka menyampaikan permohonan maaf, atas terganggunya perjalanan pengguna jalan di sepanjang rute selama acara berlangsung, demi kelancaran syiar tahun baru Islam ini.
Ketua YPM Sepanjang, Ir. H. Ahmad Makki, MT menegaskan, perayaan menyambut 1 Muharram ini merupakan agenda tahunan yang dijalankan secara istiqomah. Selain sebagai syiar Islam, momen ini dirancang menjadi wadah ukhuwah islamiyah yang mempertemukan seluruh elemen keluarga besar yayasan dengan masyarakat luas.
"Kegiatan 1 Muharram kali ini merupakan sebuah bentuk untuk memberikan wadah ukhuwah antara seluruh keluarga besar YPM, baik dari dosen, guru, siswa maupun mahasiswa untuk bisa bertemu bersama, sekaligus ukhuwah dengan masyarakat. Kita akhirnya bisa bersilaturahmi dengan masyarakat secara langsung melalui kegiatan hari ini," ujar Ir. H. Ahmad Makki.
Ahmad Makki memaparkan, perhelatan kali ini diikuti oleh kurang lebih 5.000 peserta. Tema kepedulian lingkungan yang diangkat bukan sekadar jargon, melainkan kelanjutan dari aksi nyata yang selama ini konsisten digaungkan oleh YPM, seperti gerakan nyemplung kali (pembersihan sungai), kepemilikan hutan wakaf, edukasi lumbung pangan mandiri untuk ketahanan pangan siswa, hingga pembiasaan harian dalam pengurangan kantong plastik.
Menariknya, YPM Carnival 1448 H ini juga mengintegrasikan misi sosial di dalam pengelolaan kebersihannya. Panitia secara optimal memastikan tidak ada sampah yang berceceran di jalanan selama rute pawai. Sampah-sampah plastik yang berhasil dikumpulkan oleh tim kebersihan internal sepanjang acara nantinya akan dikelola secara ekonomi, dan seluruh dana yang terkumpul akan didonasikan langsung ke beberapa panti asuhan. (Sam Arif).



